Ekonomi

Purbaya Khawatir Lonjakan Minyak Akibat Konflik Timur Tengah

Jakarta, Maret.id — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku khawatir lonjakan harga minyak dunia dapat meningkat tajam akibat konflik di Timur Tengah.

Ia menyebut ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat yang masih berlanjut menjadi salah satu risiko yang belum diketahui kapan akan mereda.

Lonjakan harga minyak berpotensi mempersempit ruang fiskal pemerintah untuk memberikan stimulus ekonomi.

“Tadinya kan ketika saya harap harga minyak turun ke 70 (dolar AS per barel), sebelumnya kan anggaran saya hitung dengan harga 100 (dolar AS per barel), jadi saya ada uang lebih gara-gara dipakai untuk mendorong perkembangan ekonomi. Sekarang mungkin jadi uangnya agak berkurang, jadi saya harus hati-hati lagi,” ujar Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.

Purbaya menegaskan pihaknya telah menyiapkan strategi untuk menjaga ketahanan fiskal dan mempertahankan kemampuan APBN menghadapi guncangan geopolitik.

“Jadi saya yakin ekonomi Indonesia akan terus membaik ke depan, walaupun gejolak ekonomi global. Karena 90 persen ekonomi kita didorong kebutuhan domestik,” ujar Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button