Ekonomi

24 Juli 2026: Cabai dan Bawang Turun, Tekan Inflasi

Jakarta, Maret.id — Harga pangan di pasar tradisional seluruh Indonesia menunjukkan pergerakan yang beragam pada Jumat 24 Juli 2026.

Dikutip dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS Nasional) Jumat (24/7/2026) pukul 7.10, cabai rawit merah tercatat mengalami penurunan paling dalam.

Harga cabai rawit merah berada di Rp53.250 per kilogram, turun 7,31 persen atau sekitar Rp4.200 dibandingkan hari sebelumnya.

Kelompok cabai dan bawang umumnya mengalami penurunan, sementara beberapa komoditas lain seperti daging ayam ras, cabai merah besar, dan minyak goreng kemasan mencatat kenaikan tipis.

Bawang merah ukuran sedang tercatat Rp41.400/kg turun 5,8 persen, dan bawang putih ukuran sedang Rp42.350/kg turun 3,75 persen.

Cabai merah keriting tercatat Rp45.400/kg turun 3,61 persen, sedangkan cabai rawit hijau Rp51.250/kg turun 2,47 persen.

Di sisi lain, cabai merah besar naik menjadi Rp48.700/kg atau meningkat 1,56 persen sekitar Rp750.

Harga beras nasional relatif stabil dengan perubahan tipis pada sebagian besar kategori.

Beras kualitas bawah I Rp14.750/kg tetap, kualitas bawah II Rp14.500/kg turun Rp50, medium I Rp16.350/kg turun Rp50, dan medium II Rp16.150/kg tetap.

Beras super I Rp17.600/kg turun Rp50 dan super II Rp17.100/kg turun Rp50.

Stabilitas harga beras menjadi kabar baik karena beras merupakan kebutuhan pokok dengan tingkat konsumsi tinggi.

Harga daging ayam ras segar naik menjadi Rp38.950/kg atau meningkat sekitar 1,56 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Harga daging sapi bergerak sangat tipis dengan kualitas 1 Rp150.650/kg dan kualitas 2 Rp141.700/kg.

Perubahan pada kedua jenis daging sapi hanya sekitar Rp50 sehingga masih tergolong stabil.

Minyak goreng memperlihatkan pergerakan beragam; minyak goreng curah Rp20.350/kg turun Rp150, minyak goreng kemasan merk 1 Rp24.300/kg naik Rp50, dan merk 2 Rp23.550/kg naik Rp150.

Gula pasir premium bertahan di Rp20.300/kg sedangkan gula pasir lokal turun tipis menjadi Rp19.050/kg.

Harga telur ayam ras segar tercatat Rp29.150/kg, naik sekitar Rp50 atau 0,17 persen dari hari sebelumnya.

Kenaikan harga telur masih berada dalam kisaran relatif stabil tanpa lonjakan signifikan.

Ringkasan harga rata-rata nasional di pasar tradisional meliputi: bawang merah Rp41.400/kg; bawang putih Rp42.350/kg; beras kualitas bawah I Rp14.750/kg; beras kualitas bawah II Rp14.500/kg; beras medium I Rp16.350/kg; beras medium II Rp16.150/kg; beras super I Rp17.600/kg; beras super II Rp17.100/kg; cabai merah besar Rp48.700/kg; cabai merah keriting Rp45.400/kg; cabai rawit hijau Rp51.250/kg; cabai rawit merah Rp53.250/kg; daging ayam ras Rp38.950/kg; daging sapi kualitas 1 Rp150.650/kg; daging sapi kualitas 2 Rp141.700/kg; gula premium Rp20.300/kg; gula lokal Rp19.050/kg; minyak goreng curah Rp20.350/kg; minyak goreng kemasan 1 Rp24.300/kg; minyak goreng kemasan 2 Rp23.550/kg; telur ayam ras Rp29.150/kg.

Pergerakan harga ini menjadi perhatian otoritas terkait dalam upaya menjaga stabilitas pasokan dan inflasi pangan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button