Penerimaan Negara Rp1.459,4 Triliun Juni 2026 Naik 21,4%

Jakarta, Maret.id — Pemerintah mencatat penerimaan negara mencapai Rp1.459,4 triliun hingga Juni 2026 atau tumbuh 21,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, realisasi belanja negara tercatat Rp1.656 triliun sehingga pemerintah menilai APBN tetap kuat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi pada semester II 2026.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan kinerja APBN hingga semester I 2026 menunjukkan hasil yang positif.
“Kinerja APBN hingga semester I 2026 tetap menunjukkan hasil yang kuat. Pendapatan mencapai Rp1.459,4 triliun, sementara belanja negara terealisasi Rp1.656,0 triliun,” ujar Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.
“APBN terus berperan sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan pelaksanaan agenda pembangunan nasional,” ujar Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.
Pernyataan tersebut disampaikan pada Sabtu (25/7/2026).
Berdasarkan data Kementerian Keuangan, sebagian besar penerimaan negara berasal dari sektor perpajakan yang mencapai Rp1.187 triliun atau sekitar 81,33 persen dari total pendapatan negara.
Penerimaan perpajakan terdiri atas penerimaan pajak sebesar Rp1.035,7 triliun yang naik 24,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, serta penerimaan kepabeanan dan cukai sebesar Rp145 triliun.
Selain itu, pemerintah mencatat Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp271 triliun atau tumbuh 21,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sementara penerimaan hibah mencapai Rp10,2 triliun.
Purbaya berujar pertumbuhan penerimaan negara turut menjaga kondisi fiskal tetap sehat.
Hingga pertengahan tahun, Indonesia mencatat defisit anggaran sebesar Rp196,5 triliun atau 0,76 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
“Ini menunjukkan fiskal Indonesia tetap kuat. Dengan kinerja tersebut, kami optimistis APBN akan terus menjadi instrumen yang efektif dalam menjaga stabilitas, mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan, dan memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi ke depan,” ujar Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.





