Manuver Sutardi: Respon Tegas Aspirasi Warga!

Jakarta, Maret.id — Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Madiun, Sutardi, mengadakan kegiatan Ngopi Bareng atau “Ngobar” pada Rabu malam di Lapak Donopuran, Kecamatan Taman, Kota Madiun. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi serta menyerap aspirasi masyarakat dalam suasana yang santai dan akrab.
Pentingnya Komunikasi Langsung dengan Masyarakat
Menurut Sutardi, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Madiun, komunikasi langsung dengan masyarakat sangat penting untuk mengetahui berbagai persoalan yang ada di lingkungan warga. “PDI Perjuangan harus terus dekat dengan rakyat. Dari dialog seperti ini, kami bisa mengetahui kebutuhan dan persoalan warga secara langsung,” ungkapnya.
Dialog yang berlangsung pada malam itu mendapatkan berbagai masukan dari warga. Salah satu aspirasi yang disampaikan adalah mengenai kebutuhan pemasangan lampu tanda hati-hati di pertigaan jalan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan masyarakat sekitar.
Peran RW dalam Pembangunan Lingkungan
Selain itu, Ketua RW juga memberikan masukan mengenai perlunya pelibatan yang lebih maksimal dari pihak RW dalam program kegiatan RT yang menggunakan anggaran APBD. Sutardi mengutarakan komitmennya untuk menanggapi setiap aspirasi dari masyarakat dengan serius.
“Kami ingin pembangunan benar-benar melibatkan masyarakat di tingkat bawah, termasuk pengurus lingkungan seperti RT dan RW,” tegasnya. Hal ini menunjukkan komitmen PDI Perjuangan dalam menjalin komunikasi yang efisien dengan masyarakat untuk menentukan arah pembangunan yang lebih baik.
Dialog yang Cair dan Berharap Perubahan
Kegiatan Ngobar tersebut dihadiri oleh warga RW VII Kelurahan Taman serta Ketua RW VIII Kelurahan Pandean. Dialog berjalan dengan lancar, mengundang berbagai masukan serta harapan dari warga terhadap pembangunan di Kota Madiun.
Sutardi menekankan bahwa setiap aspirasi yang disampaikan akan menjadi perhatian pihaknya dan akan segera dikomunikasikan kepada pihak terkait agar bisa ditindaklanjuti secepat mungkin. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat hubungan antara partai dan warga tetapi juga menjadi sarana untuk mendengarkan harapan masyarakat langsung.
Dengan adanya kegiatan semacam ini, diharapkan pembangunan yang berlangsung di Kota Madiun semakin berdampak positif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sutardi berharap dialog semacam ini dapat dilaksanakan secara rutin agar aspirasi warga dapat terus terakomodasi dengan baik.





