KBRI Tokyo Imbau WNI Waspada Pascagempa Kumamoto, Ancaman Gangguan Rantai Pasokan!

Jakarta, Maret.id — Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo mengimbau seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Jepang, khususnya di wilayah Kyushu dan daerah terdampak, untuk tetap tenang dan mengutamakan keselamatan menyusul gempa yang mengguncang Prefektur Kumamoto pada Selasa (28/7/2026).
Imbauan keselamatan dan sumber informasi
KBRI Tokyo meminta WNI hanya mengakses dan menyebarkan informasi dari sumber resmi guna menghindari hoaks dan kepanikan yang tidak perlu.
Masyarakat diminta terus memantau perkembangan situasi melalui Japan Meteorological Agency (JMA), pemerintah Jepang, media nasional, serta kanal resmi lembaga konsuler Indonesia.
Awas gempa susulan dan potensi bahaya lain
Kedutaan mengingatkan kemungkinan terjadinya gempa susulan (aftershock) dan potensi bahaya lain sesuai peringatan otoritas setempat sehingga kewaspadaan tetap harus dijaga.
WNI dihimbau mengamankan barang-barang berbahaya, menjauhi bangunan yang retak, serta mengikuti petunjuk keselamatan ketika berada di luar ruangan atau di dalam rumah.
Instruksi evakuasi dan langkah darurat
Apabila terdapat instruksi evakuasi, KBRI mengimbau WNI segera mematuhi arahan otoritas lokal serta menuju lokasi evakuasi yang telah ditetapkan.
Dalam situasi darurat, setiap WNI disarankan memastikan telepon seluler tetap aktif, menghemat baterai, dan menyiapkan dokumen penting serta kebutuhan dasar untuk beberapa hari.
Koordinasi konsuler dan bantuan antarwarga
KBRI Tokyo bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Osaka terus memantau perkembangan dan berkoordinasi erat dengan otoritas Jepang serta jaringan masyarakat Indonesia di wilayah terdampak.
Sesama WNI diharapkan saling membantu, berkoordinasi dengan warga setempat, rekan kerja, dan komunitas Indonesia untuk memastikan keselamatan kelompok masing-masing.
Hotline darurat dan prosedur pelaporan
Bagi WNI yang terdampak gempa atau mengetahui adanya WNI yang membutuhkan bantuan kedaruratan, KBRI Tokyo meminta agar segera menghubungi hotline KBRI di nomor +81-80-3506-8612 atau +81-80-4940-7419.
WNI yang berada di wilayah kerja KJRI Osaka dapat menghubungi hotline +81-80-3113-1003 untuk memperoleh bantuan konsuler dan informasi lebih lanjut.
Pesan akhir dari perwakilan
KBRI menegaskan komitmennya untuk terus memberikan informasi terbaru dan membantu WNI yang membutuhkan pendampingan atau evakuasi konsuler jika diperlukan.
Pihak kedutaan mengimbau keluarga di Indonesia untuk tetap tenang dan menunggu konfirmasi resmi dari kerabat yang berada di Jepang guna menghindari kepanikan yang tidak berdasar.





