Investor Butuh Kepastian bagi Dunia Usaha untuk Investasi

Jakarta, Maret.id — Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia menilai kepastian regulasi menjadi faktor utama dalam menjaga arus investasi karena pemodal lebih membutuhkan kepastian daripada sekadar ketenangan berusaha.
Ketua Umum KADIN Indonesia Anindya Novyan Bakrie menyampaikan hal itu setelah mengunjungi sejumlah kawasan industri nasional yang banyak dihuni investor asal China.
“Mereka mengatakan tidak peduli dengan kebisingan soal kebijakan. Bagi foreign direct investment bukan tentang ketenangan, tapi kepastian,” ujar Anindya Novyan Bakrie, Ketua Umum KADIN Indonesia.
Anindya mengatakan daya saing Indonesia masih sangat menarik bagi investor karena biaya produksi sekitar sepertiga dari China.
Ia menambahkan Indonesia juga memiliki keunggulan akses pasar internasional hingga ke Amerika Serikat.
“Kita harus meyakinkan calon investor bahwa berbagai tantangan yang dihadapi saat ini merupakan bagian dari proses transisi menuju iklim investasi yang semakin baik,” ujar Anindya Novyan Bakrie, Ketua Umum KADIN Indonesia.
Menurut Anindya, KADIN harus mengambil peran sebagai katalisator investasi baik penanaman modal dalam negeri (PMDN) maupun penanaman modal asing (PMA) serta berfungsi sebagai penghubung antara dunia usaha dan pemerintah.
KADIN diminta menjadi akselerator bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk naik kelas melalui pendampingan pembiayaan, sertifikasi halal, peningkatan literasi digital, dan perluasan akses pasar.
“KADIN juga harus menjadi pengampu untuk menciptakan lapangan kerja,” ujar Anindya Novyan Bakrie, Ketua Umum KADIN Indonesia.





