Ekonomi

PLN dan Pemprov Jabar Menargetkan Seluruh Warga Terlistriki pada Awal 2027

Jakarta, Maret.id — PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan seluruh warga di provinsi tersebut akan mendapatkan akses listrik secara merata pada awal tahun 2027. Target ini diharapkan dapat terwujud melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang penyediaan tenaga listrik yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

Penandatanganan MoU di Gedung Sate

Penandatanganan kesepakatan berlangsung di Gedung Sate, Kota Bandung, pada Senin, 18 Mei 2026. Saat acara tersebut, perwakilan dari PLN dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan pentingnya kolaborasi dalam mempercepat pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan untuk mendukung transisi ke energi yang ramah lingkungan.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan bahwa pemerintah provinsi berkomitmen untuk mengedepankan prinsip kelestarian ekologi dalam setiap pembangunan sektor energi. Ia menekankan pentingnya akses listrik yang adil bagi semua lapisan masyarakat. “Pembangunan energi di Jawa Barat harus berpegang teguh pada prinsip keberlangsungan ekologi,” ujar Dedi.

Target Elektrifikasi Maksimal

Dalam kesempatan ini, Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan PLN dirancang untuk mencapai target elektrifikasi yang maksimal. Program tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi melalui ketersediaan daya yang mencukupi bagi seluruh warga Jawa Barat.

“Kita targetkan, kerja sama Pemprov Jabar dengan PT PLN (sejak) tahun ini maksimalnya awal 2027, seluruh warga Jabar terterangi oleh cahayanya PLN,” tambahnya. Pernyataan ini menunjukkan komitmen yang kuat dari kedua belah pihak untuk mewujudkan akses listrik yang merata.

PLN Siap Wujudkan Keadilan Energi

Darmawan Prasodjo, Direktur Utama PLN, juga menyampaikan kesiapan penuh PLN untuk mewujudkan visi keadilan energi di Jawa Barat. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara PLN dan Pemerintah Provinsi bukan hanya sekadar perjanjian, tetapi merupakan langkah awal dalam menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat melalui listrik yang andal.

“PLN bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk satu tujuan, yakni menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat Jawa Barat melalui listrik yang andal, merata, dan berkelanjutan,” ungkap Darmawan.

Kesepakatan tersebut menjadi landasan hukum untuk mempercepat berbagai proyek pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang sangat dibutuhkan. Sinergi ini juga mencakup penguatan koordinasi antarlembaga demi kelancaran program transisi energi yang berkelanjutan.

PLN akan melibatkan Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah untuk menindaklanjuti rencana operasional di lapangan. Selain itu, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah juga turut memperkuat koordinasi teknis demi kelancaran penyaluran energi listrik.

Dengan dukungan berbagai pihak dan komitmen yang kuat, target penyediaan listrik merata di Jawa Barat pada awal tahun 2027 diharapkan dapat tercapai, memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Aditya Permana

Jurnalis dan analis media digital yang berfokus khusus pada pelaporan sektor ekonomi, bisnis, dan finansial. Di maret.id, ia mendedikasikan perannya untuk mengulas dinamika pasar, kebijakan fiskal, perkembangan UMKM, hingga tren ekonomi makro global dan nasional. Dengan pendekatan yang tajam dan berbasis data, Aditya berkomitmen menyajikan informasi kompleks seputar dunia keuangan ke dalam ulasan yang mendalam, objektif, dan mudah dipahami oleh semua kalangan pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button