Purbaya dan Pergantian Menkeu: Skenario Politikal Berbeda

Jakarta, Maret.id — Pergantian Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan dinilai berjalan lancar. Hal ini disebabkan oleh tidak adanya afiliasi politik yang terkait dengan dirinya dalam pemerintahan.
Pengamat politik Adi Prayitno berpendapat bahwa situasi ini berbeda jika menteri berasal dari partai politik yang mendukung pemerintah. Menurutnya, perubahan menteri yang memiliki kendaraan politik memerlukan pertimbangan yang lebih mendalam demi menjaga stabilitas dan dukungan politik.
“Purbaya paling aman dicopot karena tidak mewakili kepentingan partai politik mana pun. Namun, jika dia adalah menteri dari partai yang menjadi bagian dari koalisi, penanganannya tentu lebih hati-hati,” tegas Adi.
Ia menjelaskan bahwa hal ini menjadi salah satu alasan mengapa menteri dari partai politik tetap dipertahankan meskipun sering menghadapi kritik mengenai komunikasi publik. “Tidak mengherankan jika menteri dari partai politik, meskipun ada masalah komunikasi yang buruk, belum di-reshuffle hingga sekarang. Ini karena mempertahankan stabilitas politik,” tutur Adi.
Sementara itu, Purbaya dianggap tidak memiliki afiliasi atau kekuatan politik yang mendukung posisinya. “Purbaya tidak memiliki backup politik yang kuat. Jadi, wajar jika pergantian sebagai Menteri Keuangan terkesan mendadak,” pungkas Adi.





