Politik

Kolaborasi Pegiat Lingkungan Selamatkan 200 Orangutan dari Karhutla

Jakarta, Maret.id — Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni memberikan apresiasi kepada aktivis lingkungan Chanee Kalaweit dan Andrew Kalaweit yang berperan aktif dalam upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan di habitat sekitar 200 orangutan di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.

Raja Juli menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, serta aktivis lingkungan dalam mencegah api masuk ke kawasan hutan yang dilindungi.

“Terima kasih sahabat saya Chanee Kalaweit, Andrew Kalaweit, dan seluruh pihak yang telah bergotong royong menjaga kawasan hutan yang menjadi habitat sekitar 200 orangutan dari ancaman kebakaran,” tuturnya.

Ia juga menjelaskan bahwa langkah pencegahan telah dilakukan dengan membangun sekat bakar sepanjang 3,5 kilometer. Meskipun kondisi kawasan saat ini relatif aman, kewaspadaan tetap perlu dijaga hingga musim kering berakhir.

“Kewaspadaan dan kesiapsiagaan harus tetap dijaga hingga musim kering berakhir,” imbuhnya. Raja Juli kemudian mengapresiasi Manggala Agni Kementerian Kehutanan, BPBD Barito Utara, Damkarmat, masyarakat setempat, serta tim Kalaweit/ANUA yang terus bekerja di lapangan.

“Perjuangan belum selesai. Kita jaga kawasan ini bersama, jangan biarkan api mengambil rumah bagi ratusan orangutan yang hidup di dalamnya,” tegasnya.

Andrew Kalaweit sebelumnya mengemukakan situasi darurat di sekitar kawasan Kalaweit. Ia meminta bantuan karena api telah meluas sekitar satu kilometer, sementara tenaga di lapangan terbatas.

“Situasi di dekat kawasan Kalaweit kembali gawat darurat. Kami butuh bantuan kalian,” ujarnya. Andrew juga menyebutkan bahwa kebutuhan tenaga dan dukungan biaya untuk operasional di lapangan masih diperlukan meski sejumlah pompa bantuan telah tiba.

Menanggapi keadaan tersebut, Raja Juli segera memerintahkan penguatan pasukan darat Manggala Agni dan meminta dukungan operasi udara melalui water bombing.

“Saya langsung telepon Ketua BNPB, beliau mengatakan segera dikerahkan ke sana dengan koordinat yang tadi dikirimkan,” kata Raja Juli.

Ia juga menekankan perlunya bantuan dari perusahaan tambang batu bara terdekat, meski perusahaan tersebut beralasan lokasi kebakaran berada di luar area perizinan.

“Saya meminta dukungan tetap diberikan karena posisinya paling dekat dengan kawasan terdampak,” imbuhnya.

Selain itu, Raja Juli membuka opsi penggunaan alat berat untuk membuat sekat bakar dalam kondisi darurat. “Tidak ada masalah kalau dalam keadaan darurat. Tinggal kita record, jangan sampai melebihi dari yang perlu untuk diantisipasi,” jelasnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button