Cak Ji dan Risma Ajak Lansia Ikut Periksa Mata Gratis di Jatim

Jakarta, Maret.id — Akses pemeriksaan mata bagi masyarakat lanjut usia dan warga pra-sejahtera dianggap esensial. Gangguan penglihatan dapat berdampak serius pada kesehatan dan kualitas hidup para lansia.
Pesan tersebut disampaikan dalam acara pemeriksaan mata gratis yang digelar oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Cabang Jawa Timur dan BPJS Watch di BG Junction Mall Surabaya pada Minggu, 4 Oktober 2026. Sebanyak 125 lansia dan warga pra-sejahtera berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Acara tersebut dilaksanakan untuk memperingati Hari Lansia Internasional dan Hari Penglihatan Sedunia. Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, juga hadir dalam kegiatan ini, bersama dengan mantan Menteri Sosial Tri Rismaharini.
Cak Ji, sapaan akrab Armuji, menekankan pentingnya kolaborasi untuk meningkatkan kesehatan lansia, khususnya dalam hal penglihatan. “Kesehatan mata itu penting. Karena kalau terganggu, kegiatan sehari-hari juga akan terganggu,” tutup [Cak Ji], Wakil Wali Kota Surabaya.
Selama pemeriksaan, peserta mendapatkan evaluasi ketajaman penglihatan dan kondisi mata lainnya. Peserta yang didiagnosis mengalami gangguan serius, seperti katarak, diberikan rujukan untuk perawatan lebih lanjut.
Cak Ji menilai bahwa akses untuk pemeriksaan dan pengobatan bagi lansia harus terus diperluas. Seiring bertambahnya usia, risiko permasalahan penglihatan meningkat, sehingga perlu adanya perhatian lebih.
Budi Murtianingsih, Ketua BPJS Watch Surabaya, mengatakan acara ini adalah bentuk kepedulian terhadap akses kesehatan bagi lansia. Menurutnya, banyak lansia yang masih kesulitan untuk memeriksakan kondisi mata akibat keterbatasan ekonomi dan kurangnya informasi.
Dalam acara tersebut, hadir seorang peserta yang berusia 91 tahun. Kehadiran lansia ini menggambarkan pentingnya layanan yang dapat diakses oleh masyarakat.
Tri Rismaharini juga mencermati masih adanya ketakutan di kalangan lansia untuk menjalani pemeriksaan atau operasi katarak. “Edukasi dan pendampingan harus dilakukan rutin agar lansia lebih berani memeriksakan diri,” tegas [Risma], mantan Menteri Sosial.
Agatha Retnosari, Pembina BPJS Watch, mengapresiasi kolaborasi relawan dan dokter di acara ini. Ia menekankan bahwa perhatian terhadap kesehatan lansia, terutama kesehatan mata, sangat penting untuk mendukung aktivitas sehari-hari secara mandiri.
“Semua orang pasti menginginkan umur panjang. Namun, sering kali kita lupa tentang kesehatan fisik dan mental,” ungkap [Agatha]. Ia mendorong kelompok pra-lansia untuk mulai mempersiapkan kesehatan sejak dini.
Dengan adanya informasi dan akses yang memadai, masyarakat diharapkan dapat menjalani kehidupan yang lebih mandiri saat memasuki usia lanjut.





