Manuver DPC Gresik: Soliditas PAC Sambut Pelantikan

Jakarta, Maret.id — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gresik mengadakan pertemuan pra pelantikan PAC di seluruh Kabupaten Gresik untuk masa periode 2026-2029. Acara ini bertujuan untuk saling mengenalkan pengurus baru dan membangun sinergitas di antara mereka.
Pengurus Muda dan Sinergitas Organisasi
Pada kepengurusan PAC yang baru, banyak diisi oleh kader muda dengan usia di bawah 35 tahun. Hal ini menuntut setiap jajaran pengurus untuk menjalin soliditas dan kerjasama demi mencapai tujuan partai.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Gresik, Toriqi Fajerin, menyatakan bahwa gathering ini penting untuk mengenal pengurus baru. “Dengan demikian, akan terbentuk soliditas dan organisasi dapat bergerak sesuai cita-cita yang dicanangkan oleh DPP,” ujarnya saat membuka acara tersebut di Hotel Khas pada Jumat, 22 Mei 2026.
Menurut Toriqi, dalam menjalankan roda organisasi, sinergi antara DPC, PAC, dan Ranting sangatlah penting. Ketiga pilar tersebut diharapkan dapat berkolaborasi untuk meraih kemenangan pada Pemilu 2029.
Komitmen Terhadap Aspirasi Masyarakat
Pihak DPC tersebut juga menegaskan bahwa pengurus PAC hingga Ranting akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh anggota Fraksi, seperti serap aspirasi dan sosialisasi perundang-undangan. Toriqi menekankan bahwa dengan saling mengenal, organisasi dapat berjalan sesuai dengan harapan DPP PDI Perjuangan.
“Sebagai partai yang menyuarakan kepentingan wong cilik, PDI Perjuangan siap membantu mengatasi kesulitan masyarakat,” pungkasnya. Hal ini menunjukkan komitmen partai dalam merespons permasalahan yang dihadapi masyarakat.
Pelatihan Media Branding untuk Kader
Dalam acara tersebut, pengurus PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Gresik juga mendapatkan pembekalan mengenai media branding dan pengelolaan informasi digital. Tujuannya adalah untuk memperkuat citra partai dan meningkatkan elektabilitas di kalangan masyarakat.
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik, Deni Ali Setiono, diundang sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya membangun komunikasi publik yang positif melalui berbagai platform media sosial.
Deni mendorong pengurus PAC untuk aktif mempublikasikan berbagai kegiatan sosial, gotong royong, dan program kerakyatan, guna memastikan bahwa kegiatan partai dapat diketahui luas oleh masyarakat. “Media branding penting di era sekarang; semua orang dapat mengakses dan mempublikasikan kegiatan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi informasi membawa tantangan sekaligus peluang bagi kader partai. Maka dari itu, pengurus PAC diharapkan dapat memanfaatkan media digital dengan bijaksana dan produktif.
Deni juga memperingatkan risiko penyebaran informasi yang salah, yang dapat berujung pada masalah hukum. “Hati-hati dalam bermedia sosial, pastikan informasi yang disebarkan akurat dan tidak menyesatkan,” imbuhnya.
Wujudkan Komunikasi Politik yang Sehat
Melalui kegiatan ini, pengurus PAC dan kader PDI Perjuangan di Kabupaten Gresik diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam komunikasi politik yang sehat dan berdampak positif bagi masyarakat. “Dengan memanfaatkan teknologi digital secara tepat, PDI Perjuangan akan semakin dekat dengan masyarakat,” tutup Deni.
Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mengedukasi kader-kader muda PDI Perjuangan agar mampu menyampaikan pesan-pesan positif dan memperkuat citra partai di mata masyarakat. Diharapkan, semangat kolaborasi dan inovasi ini dapat mengantarkan PDI Perjuangan meraih sukses di masa mendatang.





