Polisi Paris Menangkap 400 Orang, Memanas Keamanan dan Pariwisata Eropa!

Jakarta, Maret.id — Perayaan kemenangan Paris Saint-Germain (PSG) yang menjuarai Liga Champions UEFA berubah menjadi ricuh di ibu kota Prancis pada Sabtu malam, 30 Mei 2026. Kepolisian setempat mencatat lebih dari 400 orang ditangkap dalam operasi yang berlangsung semalam akibat kerusuhan di beberapa titik kota.
Kerusuhan di Champs-Élysées
Kerusuhan bermula ketika ribuan suporter memadati kawasan Champs-Élysées untuk merayakan keberhasilan Les Parisiens menaklukkan Arsenal dalam adu penalti dramatis dengan skor 4-3 di Budapest. Menurut laporan media lokal yang mengutip kepolisian, kerumunan diperkirakan mulai mengalir ke jalan sekitar pukul 22.30 waktu setempat.
Petugas yang dikerahkan untuk menjaga ketertiban terpaksa mengambil tindakan tegas setelah beberapa kelompok melakukan aksi vandalisme dan perusakan. Dalam bentrokan tersebut, seorang anggota kepolisian dilaporkan mengalami luka-luka dan menerima perawatan di lokasi.
Kerusakan dan Tindakan Massa
Massa yang tak terkendali sempat membakar sebuah kios di pinggir jalan dan merusak sedikitnya enam unit kendaraan, namun api berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran. Selain itu, sejumlah fasilitas publik dilaporkan mengalami kerusakan ringan akibat lemparan dan tindakan anarkis dari sebagian kecil pengunjuk rasa.
Pihak berwenang menyatakan akan menyelidiki motif di balik kerusuhan dan memastikan pelaku yang melakukan tindakan kriminal diproses sesuai hukum. Penangkapan lebih dari 400 orang akan diikuti proses identifikasi dan pemeriksaan oleh kepolisian setempat.
Parade Juara di Champ de Mars Tetap Dijadwalkan
Meski diwarnai insiden pada Sabtu malam, pemerintah kota memastikan parade perayaan juara bersama skuad PSG tetap berlangsung pada Minggu, 31 Mei 2026, di kawasan Champ de Mars dekat Menara Eiffel. Kantor Wali Kota distrik yang menangani acara menyebutkan persiapan penyambutan sudah dimatangkan untuk menampung hampir 100 ribu pendukung yang diperkirakan hadir.
Pihak keamanan menegaskan akan meningkatkan pengawasan dan menempatkan personel tambahan untuk meminimalkan risiko kericuhan ulang. Koordinasi antar-agen keamanan juga diperkuat guna menjaga arus massa dan memastikan jalannya acara sesuai rencana.
Reaksi Otoritas dan Langkah Pencegahan
Pejabat kota menyampaikan keprihatinan atas eskalasi kekerasan yang terjadi dan berjanji akan mengevaluasi mekanisme pengamanan serta perizinan acara besar. Langkah-langkah preventif termasuk pembatasan akses ke titik-titik rawan dan patroli terpadu disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan massa.
Sementara itu, klub PSG belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden di Paris, namun sejumlah kelompok suporter menyerukan agar perayaan dilakukan secara tertib. Pemerintah kota dan aparat keamanan berharap perayaan di Champ de Mars dapat berlangsung aman tanpa mengulangi kerusuhan yang terjadi semalam.





