Disneyland Hentikan Wahana Bertenaga Bensin Awal 2027, Ketegangan Pasokan Energi Memanas!

Jakarta, Maret.id — Taman hiburan Disneyland di California diberi batas waktu untuk menghentikan penggunaan mesin bensin pada wahana Autopia pada awal 2027 guna mematuhi aturan emisi setempat.
Kesepakatan dengan regulator emisi
Regulator emisi negara bagian menetapkan tenggat operasi hingga 1 Februari 2027 untuk menghentikan penggunaan mesin berbahan bakar bensin pada wahana tersebut. Kesepakatan menuntut penghentian penggunaan mesin, namun tidak secara tegas mewajibkan pembaruan wahana sebelum tanggal itu.
Rencana elektrifikasi dan uji coba prototipe
Manajemen taman mengonfirmasi sedang mengerjakan desain, rekayasa, dan pengujian prototipe kendaraan listrik penuh sebagai pengganti unit bertenaga bensin. Perusahaan menyebut tengah mengevaluasi teknologi yang memungkinkan transisi dari mesin bensin dalam beberapa tahun ke depan.
Detail batas waktu dan persyaratan kepatuhan
Dokumen rencana kepatuhan yang beredar menunjukkan adanya batas waktu 30 bulan untuk menghentikan pengoperasian mobil-mobil kecil tersebut. Dalam praktiknya, versi wahana dengan mesin bensin harus dihentikan pada awal Februari 2027 dan pihak pengelola diminta mengikuti rencana kepatuhan yang telah disepakati.
Sejarah pelanggaran dan sanksi
Sebelumnya, pihak pengelola secara sukarela melaporkan modifikasi pada kendaraan go-kart yang dinilai tidak sesuai dengan aturan untuk mesin off-road kecil. Regulator kemudian mengeluarkan pemberitahuan pelanggaran dan menyepakati pembayaran denda sebesar 450 dolar AS per unit untuk kendaraan yang tidak sesuai, dengan total kewajiban mencapai 56.250 dolar AS.
Tanggapan pengelola taman
Pengelola menegaskan bahwa denda terkait merupakan akibat kelalaian administratif dan bahwa masalah tersebut segera diperbaiki tanpa dampak lingkungan. Mereka juga menyatakan komitmen untuk mengikuti rencana kepatuhan perusahaan yang telah disepakati dengan pihak berwenang.
Implikasi operasional dan pengalaman pengunjung
Autopia, yang hadir sejak pembukaan taman pada 1955, selama ini dikenal sebagai wahana yang memberi pengalaman berkendara pertama bagi anak-anak. Renovasi besar terakhir selesai pada 2016 saat sponsor mengambil alih dukungan teknis, dan perubahan penuh menjadi wahana listrik berpotensi mengubah aspek teknis serta pengalaman pengunjung.
Konteks regulasi dan langkah selanjutnya
Kebijakan ini mencerminkan tekanan regulasi di negara bagian yang ketat terhadap emisi dan peralihan ke sumber energi alternatif. Pengelola menyebutkan peta jalan elektrifikasi, namun belum ada pengumuman resmi mengenai jadwal penutupan sementara atau pembukaan kembali wahana untuk publik.
Pengelola dan otoritas terkait sampai pada detik ini belum mengeluarkan pernyataan tambahan yang merinci langkah teknis dan jadwal transisi operasional. Publik dan pengunjung cenderung mengikuti perkembangan, karena keputusan ini akan berdampak pada operasional taman dan pengalaman keluarga di masa mendatang.





