Kunjungan Prabowo ke Eastern Economic Forum Memanas, Investasi Asing RI Terancam!

Jakarta, Maret.id — Mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh studi di Rusia menyambut hangat kedatangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam rangka menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) 2026 di Vladivostok.
Sambutan Mahasiswa di Vladivostok
Mahasiswa Indonesia yang berdomisili di Vladivostok menyatakan kebanggaan atas kunjungan Presiden Prabowo ke kawasan itu. Kehadiran pimpinan negara dinilai memberi kebanggaan tersendiri bagi komunitas pelajar yang jauh dari tanah air.
Sejumlah mahasiswa memberi pernyataan ketika ditemui pada Rabu, 2 September 2026, menyampaikan kegembiraan dan harapan. Mereka berharap kunjungan tersebut juga membawa perhatian lebih pada warga Indonesia di wilayah timur jauh Rusia.
Pengalaman Pertemuan Langsung
Maria Benedikta, 25 tahun, mahasiswi jurusan Administrasi Negara asal Merauke, Papua Selatan, mengatakan ini merupakan pertemuan pertamanya dengan Presiden Prabowo. “Perasaan saya sangat senang sekali bertemu dengan Pak Presiden Republik Indonesia di Vladivostok, Rusia,” ujarnya saat diwawancarai.
Maria menegaskan kegembiraannya karena kesempatan tersebut terjadi di luar negeri, bukan di tanah air. Ia berharap momen itu menjadi bagian dari pengalaman berharga selama menempuh studi di luar negeri.
Suasana di Kampus dan Harapan Mahasiswa
Mahasiswa lain, Manik Kusuma Ningtias, yang tengah menempuh program S2 Transport Engineering di Far Eastern Federal University, juga mengaku bangga dapat berinteraksi langsung dengan Presiden. Ia menyebut pengalaman berjabat tangan dan berkomunikasi langsung sebagai momen personal yang sangat berarti.
Manik menyampaikan harapan agar kehadiran perwakilan tinggi negara dalam forum ekonomi besar semacam EEF membuka lebih banyak peluang kerja sama. Ia menyebut pentingnya peningkatan hubungan ekonomi dan akademik antara Indonesia dan Rusia untuk manfaat jangka panjang.
Harapan terhadap Dampak Kunjungan
Kedatangan Presiden Prabowo pada forum internasional diharapkan membawa dampak positif bagi hubungan bilateral, termasuk peluang investasi dan kolaborasi pendidikan. Para mahasiswa berharap inisiatif dan pertemuan tingkat tinggi menjadi pendorong terbukanya akses kerja sama yang konkret.
Maria mengungkapkan doanya agar Presiden senantiasa diberikan kekuatan dalam memimpin dan mengemban amanah negara, serta agar kunjungan tersebut menghasilkan manfaat nyata. “Kedatangan Bapak Presiden Indonesia di Eastern Economic Forum (harapannya) bisa membawa dampak positif di sini,” tuturnya.
Potensi Kerja Sama dan Langkah Selanjutnya
Para pelajar menyoroti peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan antara institusi pendidikan Indonesia dan Rusia, khususnya di bidang teknik, administrasi publik, dan penelitian. Mereka berharap forum ekonomi dan kunjungan resmi seperti ini mendorong terbentuknya program pertukaran akademik dan riset bersama.
Pengamat hubungan internasional menyebut kunjungan kepala negara ke forum ekonomi besar merupakan kesempatan strategis memperkuat diplomasi ekonomi. Bagi komunitas mahasiswa Indonesia di luar negeri, kunjungan tersebut juga menjadi momentum memperkuat jaringan dan menumbuhkan optimisme terhadap prospek kerja sama antarnegara.
Kunjungan Presiden Prabowo ke Vladivostok dalam konteks EEF 2026 dipandang oleh pelajar sebagai bentuk pengakuan terhadap peran Indonesia dalam forum ekonomi internasional. Komunitas mahasiswa berharap hubungan bilateral yang diperkuat akan berdampak pada kebijakan yang mendukung mobilitas pelajar dan peluang profesional di masa depan.





