Dunia

Harry-Meghan Pulang ke Inggris, Penolakan Trump Memanas Ketegangan AS

Jakarta, Maret.id — Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan keterbukaannya mengenai kepulangan Pangeran Harry dan Meghan Markle beserta kedua anak mereka ke Inggris, namun sekaligus menegaskan ketidaksukaannya terhadap pasangan tersebut karena dinilai memperlakukan keluarga kerajaan dengan tidak hormat. Pernyataan itu disampaikan Trump saat menjawab pertanyaan wartawan di Ruang Oval, menanggapi kabar kepulangan pasangan Sussex setelah beberapa tahun menetap di California.

Komentar Trump soal perilaku terhadap keluarga kerajaan

Trump menyebut bahwa ia memiliki “hubungan yang sangat baik” dengan mendiang Ratu Elizabeth II dan mengenal Raja Charles III “dengan sangat baik” selama bertahun-tahun. Ia menegaskan bahwa perilaku Harry dan Meghan terhadap keluarga kerajaan, menurutnya, tidak pantas dan “sangat tidak sopan” kepada Ratu Elizabeth II dan Raja Charles III.

Dalam beberapa pernyataannya Trump mengatakan, “Saya tidak menyukainya” dan menambahkan bahwa jika ia berada dalam posisi keluarga kerajaan, ia tidak akan menerima pasangan tersebut kembali. Ucapan itu menegaskan sikap tegasnya terhadap keputusan dan tindakan yang pernah dipaparkan oleh Sussex dalam beberapa tahun terakhir.

Riwayat gesekan publik antara Trump dan pasangan Sussex

Ketidaksukaan Trump terhadap Meghan Markle bukan hal baru dan sempat menjadi sorotan publik pada 2019 ketika ia menuduh Meghan “jahat”, sebelum kemudian meralat atau menyangkal beberapa pernyataannya. Perseteruan verbal kedua pihak juga memuncak pada masa kampanye dan setelah sejumlah wawancara serta komentar publik yang saling menyinggung.

Dalam beberapa kesempatan, Trump juga mengkritik peran Meghan dalam dinamika keluarga Harry, dengan menyatakan bahwa istri Harry membawa pengaruh negatif kepada suaminya. Kritikan serupa muncul saat Harry berkunjung ke Ukraina dan menyerukan peran kepemimpinan AS dalam urusan keamanan global; Trump menilai pernyataan tersebut bukan pernyataan yang mewakili Inggris.

Reaksi terhadap pidato dan tindakan Pangeran Harry

Ketika Pangeran Harry berbicara di forum Keamanan di Kiev dan meminta Amerika Serikat memperlihatkan kepemimpinan dalam menjamin kedaulatan Ukraina, Trump menanggapi dengan menyatakan bahwa ucapannya tidak mewakili pandangan seluruh Inggris. Trump juga sempat menyatakan secara sinis bahwa dirinya merasa lebih mewakili Inggris dibanding Harry meski menghargai nasihat yang disampaikan.

Kritik-kritik yang berkembang mempertegas adanya jarak pandang antara eksponen politik Amerika dengan anggota keluarga kerajaan yang memilih jalur kehidupan publik berbeda dari peran resmi mereka. Perbedaan itu kembali disorot setelah kepulangan keluarga Sussex ke Inggris pada pekan akhir Agustus.

Kepulangan keluarga Sussex dan penempatan tinggal

Pada 26 Agustus, Pangeran Harry, Meghan Markle, serta anak-anak mereka, Archie dan Lilibet, tiba di Inggris dan berencana menjadikan kediaman pribadi non-kerajaan sebagai basis tinggal jangka panjang. Mereka juga berencana mendaftarkan anak-anak ke sekolah di Inggris dan tetap mempertahankan rumah di California serta properti liburan di Portugal.

Istana Kerajaan telah diberitahu mengenai rencana tersebut beberapa hari sebelumnya, dan dikatakan bahwa Raja Charles III menyambut kesempatan untuk bertemu lebih banyak anggota keluarga putranya secara pribadi. Meski demikian, kepulangan itu tidak otomatis mengubah status pasangan Sussex sebagai anggota keluarga kerajaan yang tidak memiliki peran kerja resmi.

Implikasi protokol dan status kerajaan

Sumber-sumber istana menegaskan bahwa tidak akan ada perubahan terhadap status resmi Harry dan Meghan sebagai anggota keluarga kerajaan yang tidak bekerja, sesuai kesepakatan sebelumnya yang dicapai semasa mendiang Ratu Elizabeth II masih menjabat. Hal ini menunjukkan bahwa aspek protokol dan tanggung jawab publik tetap menjadi faktor penentu dalam relasi keluarga besar kerajaan.

Kepulangan dan penempatan kembali pasangan Sussex ke Inggris diperkirakan akan memicu lebih banyak sorotan media serta pertanyaan publik terkait dinamika keluarga, peran formal, dan kemungkinan interaksi antara anggota kerajaan yang kini berada di dua sisi kehidupan publik yang berbeda.

Penutupan pernyataan Trump dan respons kerabat kerajaan di masa mendatang dipantau sebagai bagian dari perkembangan hubungan antara keluarga Sussex, institusi monarki, dan persepsi publik dalam negeri maupun internasional.

Aditya Permana

Jurnalis dan analis media digital yang berfokus khusus pada pelaporan sektor ekonomi, bisnis, dan finansial. Di maret.id, ia mendedikasikan perannya untuk mengulas dinamika pasar, kebijakan fiskal, perkembangan UMKM, hingga tren ekonomi makro global dan nasional. Dengan pendekatan yang tajam dan berbasis data, Aditya berkomitmen menyajikan informasi kompleks seputar dunia keuangan ke dalam ulasan yang mendalam, objektif, dan mudah dipahami oleh semua kalangan pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button