Yunani ciptakan superkomputer tekan ketergantungan komputasi asing, memanas persaingan geopolitik!

Jakarta, Maret.id — Yunani resmi meluncurkan superkomputer nasional bernama Daedalus sebagai bagian dari upaya memperkuat kapabilitas kecerdasan buatan dan mengurangi ketergantungan pada infrastruktur komputasi asing, demikian pengumuman yang disampaikan oleh Kantor Perdana Menteri pada Senin. Peresmian fasilitas tersebut berlangsung di Kawasan Teknologi dan Kebudayaan Lavrio, di sebelah tenggara Athena.
Daedalus ditempatkan di Lavrio Technological and Cultural Park dan dirancang untuk melayani kebutuhan riset serta pengembangan teknologi tinggi nasional. Pemerintah Yunani menegaskan bahwa proyek ini merupakan langkah strategis menuju kemandirian komputasi dan pengelolaan data dalam negeri.
Nama dan Lokasi Superkomputer
Sistem diberi nama Daedalus, mengacu pada tokoh mitologi Yunani yang dikenal sebagai perajin dan penemu ulung. Lokasi di Lavrio dipilih karena ketersediaan infrastruktur dan konektivitas yang mendukung operasi komputasi berskala besar.
Pembangunan fasilitas ini melibatkan instalasi perangkat keras canggih dan sistem pendingin yang dirancang agar efisien dalam penggunaan energi. Penempatan di kawasan teknologi dimaksudkan untuk memperkuat ekosistem riset dan inovasi setempat.
Kinerja dan Peringkat Internasional
Menurut data teknis yang dipublikasikan pemerintah, Daedalus mencapai kinerja terukur sebesar 85,69 petaflop. Angka itu menempatkannya pada peringkat ke-31 dalam daftar TOP500 edisi Juni 2026 untuk superkomputer terkuat di dunia.
Selain kapasitas komputasi, Daedalus juga memperoleh peringkat tinggi pada daftar efisiensi energi, menempati posisi ke-23 dalam Green500. Pencapaian ini menunjukkan fokus ganda pada performa dan kelestarian energi.
Jadwal Operasional dan Fungsi
Kementerian Tata Kelola Digital dan Kecerdasan Buatan menyatakan Daedalus diperkirakan mulai menyediakan layanan pada Desember setelah menyelesaikan fase pengujian dan penyesuaian teknis. Tahap awal akan difokuskan pada verifikasi stabilitas, integrasi perangkat lunak, dan pengoptimalan beban kerja.
Secara operasional, superkomputer ini dirancang untuk mendukung penelitian ilmiah, pemrosesan data berskala besar, simulasi iklim, dan pengembangan aplikasi kecerdasan buatan. Kapasitas tersebut juga akan dimanfaatkan untuk mempercepat analisis data sektor publik dan swasta.
Peran dalam Ekosistem AI Eropa
Pemerintah menyatakan Daedalus akan menjadi tulang punggung komputasi bagi pabrik AI nasional yang dinamakan Pharos. Pabrik AI ini merupakan bagian dari jaringan pabrik AI di Eropa yang tengah dibangun untuk mempercepat adopsi teknologi berbasis model besar.
Dengan hadirnya infrastruktur lokal, Yunani berharap dapat berkontribusi pada rantai nilai AI regional serta memfasilitasi kolaborasi penelitian lintas negara. Penguatan kapasitas komputasi juga dimaksudkan untuk menarik proyek teknologi dan investasi ke dalam negeri.
Perdana Menteri Kyriakos Mitsotakis menekankan bahwa tujuan Yunani bukan bersaing langsung dengan perusahaan teknologi global yang mengembangkan model AI paling canggih. Fokus pemerintah adalah pada penerapan teknologi yang pragmatis dan memberikan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat serta industri nasional.
Menteri Tata Kelola Digital dan Kecerdasan Buatan Dimitris Papastergiou menyoroti peluang kerja sama regional dengan negara-negara seperti Siprus, Malta, Serbia, dan Makedonia Utara. Ia menyatakan Daedalus akan memberi Yunani kendali lebih besar atas data dan sumber daya komputasi yang vital bagi kedaulatan digital.
Langkah meluncurkan superkomputer nasional ini juga dipandang sebagai respons terhadap kekhawatiran tentang ketergantungan pada penyedia layanan komputasi asing. Dengan kapasitas lokal, negara diharapkan dapat menjaga privasi data, mempercepat waktu respons pengolahan, dan mengurangi risiko gangguan dari luar.
Analisis awal menunjukkan bahwa Daedalus dapat membuka peluang riset baru di bidang bioinformatika, astronomi, simulasi fisika, dan pengembangan model AI yang lebih sesuai dengan kebutuhan regional. Keberlanjutan operasional dan rencana pembiayaan jangka panjang akan menjadi faktor kunci dalam menentukan dampak ekonomi dan ilmiah proyek ini.





