Kanada larang diplomat temui kandidat pemilu sela AS, memanas hubungan bilateral!

Jakarta, Maret.id — Pemerintah Kanada mengeluarkan arahan kepada diplomatnya di Amerika Serikat agar menghindari pertemuan dengan kandidat yang ikut serta dalam pemilu sela, sebagai langkah pencegahan terhadap potensi tuduhan keterlibatan dalam proses politik AS. Kebijakan ini diberlakukan untuk mengurangi risiko kesan campur tangan asing di tengah ketegangan perdagangan dan kebijakan tarif yang melibatkan kedua negara.
Arahan Kementerian Luar Negeri
Kementerian Luar Negeri Kanada menyampaikan panduan resmi yang melarang diplomat bertemu atau berada dalam satu ruangan dengan kandidat yang sedang bersaing untuk kursi DPR atau Senat di Amerika Serikat tanpa izin khusus. Larangan tersebut juga mencakup kehadiran dalam acara yang bisa diartikan sebagai dukungan politik, dengan pengecualian terbatas untuk pertemuan bisnis bersama pejabat terpilih yang tidak mencalonkan diri kembali.
Aturan teknis dan pengecualian
Menurut panduan, pertemuan dengan anggota parlemen AS yang sudah menjabat tetap diperbolehkan jika konteksnya murni urusan pemerintahan atau bisnis dan tidak berkaitan dengan kampanye politik. Diplomat diminta untuk menghindari difoto bersama pejabat AS yang sedang aktif berkampanye untuk meminimalkan potensi salah tafsir di publik dan media.
Batas waktu kebijakan
Arahan itu berlaku hingga 3 November, hari penyelenggaraan pemilu sela yang menjadi fokus ketentuan tersebut. Pemerintah Kanada menyatakan kebijakan bersifat sementara dan bertujuan melindungi kepentingan diplomatik dan ekonomi negara sambil menjaga netralitas dalam proses pemilihan di negara mitra.
Respons AS dan konteks hubungan bilateral
Kebijakan ini muncul di tengah meningkatnya keprihatinan dari pihak Amerika Serikat terkait potensi keterlibatan asing dalam urusan politik domestik mereka. Pejabat AS sebelumnya menyampaikan harapan agar negara-negara sekutu, termasuk Kanada, menahan diri dari tindakan yang bisa ditafsirkan sebagai campur tangan dalam pemilihan.
Motivasi dan implikasi diplomatik
Sumber pemerintah Kanada menegaskan bahwa langkah tersebut diambil untuk melindungi kepentingan ekonomi Ottawa di tengah persengketaan tarif dan kebijakan perdagangan dengan Washington. Para analis menilai kebijakan itu sebagai upaya preventif yang juga mencerminkan sensitivitas tinggi kedua negara terhadap tuduhan campur tangan asing menjelang pemilu.
Kebijakan larangan pertemuan ini dipandang sebagai manuver berhati-hati yang berupaya menjaga hubungan diplomatik sekaligus menghindari kontroversi politik. Pemerintah Kanada menyatakan akan terus berkoordinasi dengan semua pihak terkait untuk memastikan kebijakan tersebut dijalankan secara proporsional dan tidak menghambat komunikasi yang diperlukan antara diplomat dan mitra AS.





