Putri KW Tumbangkan Harapan di Perempat Final Indonesia Open 2026!

Jakarta, Maret.id — Pebulu tangkis tunggal putri asal Indonesia, Putri Kusuma Wardani, kembali gagal meraih kemenangan saat menghadapi wakil China, Chen Yu Fei, di babak pertama Indonesia Open 2026. Kekalahan ini menambah daftar panjang ketidakberuntungan Putri dalam pertemuan melawan atlet peringkat keempat dunia tersebut.
Rekaman Pertemuan yang Tidak Menguntungkan
Sejak pertama kali bertanding dengan Chen Yu Fei, Putri yang berusia 23 tahun belum pernah berhasil mengalahkan lawannya. Dalam empat pertemuan sebelumnya, Putri selalu harus mengakui keunggulan Chen, termasuk dalam pertandingan terakhir di Swiss Open 2025, di mana ia kalah dalam dua set langsung dengan skor 15-21 dan 14-21. Pada turnamen Indonesia Open kali ini, harapan Putri untuk membalikkan tren tersebut tampaknya pupus.
Kekalahan terbaru ini juga menandai akhir dari perjuangan Putri di BWF World Tour Super 1000 tahun ini, di mana ia terhenti pada babak perempat final dengan skor 21-13, 22-20. Dengan hasil ini, Putri harus kembali mencari cara untuk meningkatkan performanya dan meraih hasil lebih baik di kompetisi mendatang.
Kecewa dengan Penampilan Pribadi
Setelah pertandingan, Putri Kusuma Wardani mengungkapkan kekecewaannya terkait penampilannya. Menurutnya, jika ia dapat mengontrol permainan, kesempatan untuk melanjutkan pertandingan ke set ketiga sangat mungkin terjadi. “Yang buat saya kecewa, sedikit lagi saya bisa rubber game dan punya kesempatan untuk menang juga,” ungkap Putri di Jakarta pada Jumat, 5 Juni 2026.
Dalam penilaiannya, Putri mencatat bahwa Chen Yu Fei memiliki kemampuan untuk memanfaatkan kesalahan kecil yang ia buat. Pada momen kritis, di saat kedudukan 18, Putri mengaku terburu-buru dan kehilangan fokus, yang memungkinkan Chen untuk menggandakan poin hingga menciptakan situasi tie-break di set kedua.
Analisis Pertandingan
Putri menjelaskan bahwa di saat-saat kritis, ia merasa terlalu terburu-buru dan tidak mampu mempertahankan tempo yang tepat. “Padahal kalau Chen Yu Fei dicepetin, tangannya cukup bisa meng-cover. Sayangnya, di saat itu saya malah terburu-buru,” jelasnya. Kecepatan permainan Chen terbukti efektif dalam mengejar ketertinggalan, mengubah kedudukan menjadi 20-20 sebelum akhirnya merebut kemenangan.
Dengan berakhirnya Indonesia Open 2026, tantangan berikutnya bagi Putri adalah mempersiapkan diri untuk kompetisi mendatang dan bangkit dari kekalahan ini. Harapan untuk meraih kemenangan di pertandingan-pertandingan selanjutnya tetap ada, membawa harapan baru bagi penggemar bulu tangkis Tanah Air.





