Tantang Pesaing, Pemain Belanda Ini Bukan Arjen Robben!

Jakarta, Maret.id — Perdebatan sengit menghiasi jagat sepak bola Belanda pasca pernyataan Valentijn Driessen tentang tim nasional asuhan Ronald Koeman. Driessen, seorang pengamat sepak bola terkemuka, berargumen bahwa skuad Piala Dunia saat ini tidak memiliki keunggulan yang dibutuhkan untuk menyaingi generasi sebelumnya yang mencapai semifinal Kejuaraan Eropa 2024.
Kritik Tajam terhadap Skuad Oranje
Driessen mencurahkan pandangannya dengan menyoroti kurangnya kreativitas pada tim, “Yang kurang dari kelompok ini adalah seorang Hadj Moussa,” ungkapnya. Musisi lapangan itu merujuk pada bakat luar biasa yang dapat mengubah jalannya pertandingan dengan tindakan tak terduga, sesuatu yang dinilainya sangat krusial untuk meraih kesuksesan di level tertinggi.
Sementara itu, rekan Driessen, Mike Verweij, mencoba membela komposisi tim dengan menyebut nama Cody Gakpo. Namun, Driessen tidak sependapat, menilai bahwa kualitas Gakpo tidak sebanding dengan para pendahulunya seperti Arjen Robben. “Tapi bukankah dia tidak memiliki kreativitas? Kamu bisa dengan mudah memprediksi apa yang akan dilakukan Gakpo,” tegasnya.
Perbandingan dengan Legenda
Driessen menilai, “Gakpo jauh lebih mudah ditebak,” dan melanjutkan perbandingannya dengan Robben yang pernah menjadi salah satu bintang terbaik dunia. Ia mencatat performa Robben pada Piala Dunia 2014, ketika Belanda tersingkir di semifinal oleh Argentina. “Dia adalah yang terbaik di dunia, sementara Gakpo tidak akan pernah mencapai level yang sama,” sindir Driessen.
Pemain sayap Liverpool itu mencetak beberapa penampilan mengesankan, namun Driessen berargumen bahwa Gakpo tidak memiliki kemampuan unik yang dimiliki pemain legendaris seperti Robben. “Robben bisa melakukan suatu gerakan sepuluh kali, dan sepuluh kali itu berhasil,” celetuknya, menyoroti kurangnya inovasi dalam aksinya.
Performa Terakhir dan Harapan Fans
Dari sisi performa, Gakpo diturunkan sebagai starter dalam pertandingan melawan Aljazair pada Rabu lalu dan ditarik keluar pada menit ke-80, memberikan jalan bagi Wout Weghorst. Beberapa menit setelah itu, Hadj Moussa mencetak gol penentu kemenangan, menegaskan pentingnya kehadiran pemain kreatif dalam tim.
Di lini depan, Donyell Malen dan Crysencio Summerville menjadi bagian penting dari skema Koeman, sementara Memphis Depay, yang baru kembali dari cedera, tidak mampu memberikan dampak signifikan di stadion De Kuip. Dengan perdebatan yang terus berlanjut di kalangan pengamat dan pendukung, fokus kini beralih pada apakah skuad Oranje dapat menemukan kembali keajaiban yang hilang di Piala Dunia mendatang.





