Olahraga

CEO Brighton Paul Barber jelaskan keputusan Welbeck ke Chelsea

Jakarta, Maret.id — CEO Brighton Paul Barber membela keputusan klub untuk melepas striker veteran Danny Welbeck ke Chelsea dengan kontrak dua tahun. Pemain berusia 35 tahun ini menuntaskan kepindahannya setelah enam tahun yang mengesankan bersama Brighton, di mana ia menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub di Premier League.

Welbeck meninggalkan Brighton sebagai pencetak gol terbanyak di Premier League dengan 46 gol, serta total 51 gol dalam 201 penampilan. Ia mengakhiri masa baktinya dengan performa cemerlang musim lalu, mencetak 13 gol yang menyamai rekor klub untuk gol terbanyak dalam satu musim Premier League.

Dalam forum suporter pramusim yang digelar pada hari Kamis, Barber menegaskan bahwa pihak klub tidak bisa menyamai tawaran kontrak dua tahun dari Chelsea. “Kami memahami emosi yang menyertai situasi ini, kami semua ikut emosional karena Danny luar biasa. Namun, kami juga harus bersikap pragmatis dari perspektif bisnis,” kata Barber.

Barber juga mengatasi kritik mengenai keputusan untuk melepas Welbeck setelah musim yang sangat baik, di mana ia terlibat dalam 14 gol yang meningkatkan pembicaraan tentang kemungkinan pemanggilan kembali ke tim nasional Inggris. “Bergantung pada pemain veteran membawa risiko cedera yang signifikan bagi rencana taktis jangka panjang pelatih Fabian Hurzeler,” lanjutnya.

Petinggi Brighton ini menekankan pentingnya keputusan tersebut. “Jika kami memainkan Danny sebagai starter dalam empat atau lima pertandingan pertama, lalu dia mengalami cedera, pasti akan ada sebagian orang yang mempertanyakan keputusan itu. Kami sudah memikirkan hal ini dengan matang dan datang pada keputusan yang tepat bagi kedua belah pihak,” tegasnya.

Brighton kini mengalihkan fokus untuk mengintegrasikan pemain baru seperti Costinha, Pascal Struijk, dan Luka Vuskovic. Tim ini harus bersiap menghadapi musim depan tanpa Welbeck dan Jan Paul van Hecke. Ujian pertama mereka akan datang saat melawan Aston Villa pada 23 Agustus dalam laga perdana Premier League.

Reaksi dari penggemar sepak bola Indonesia menunjukkan dukungan kepada Brighton atas keputusannya ini. “Saya mengerti sulitnya memisahkan diri dari pemain seperti Welbeck, namun kadang keputusan bisnis harus diutamakan. Saya percaya Brighton bisa bangkit dengan skuad baru mereka,” ujar Andri, seorang penggemar berat Brighton dari Jakarta.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button