Ubed Pecah Rekor 21

Jakarta, Maret.id — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) kembali menegaskan komitmennya untuk mendukung regenerasi bulu tangkis nasional melalui kemitraan strategis dengan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), yang tercermin dari capaian pebulu tangkis muda Moh. Zaki Ubaidillah pada turnamen Thailand Open 2026.
Penampilan Ubed di Thailand Open
Bertanding di Nimibutr Stadium, Bangkok, Rabu (13/5/2026), Zaki Ubaidillah — yang akrab disapa Ubed — berhasil melaju ke babak kedua BWF World Tour Super 500 Thailand Open setelah menaklukkan wakil tuan rumah Panitchaphon Teeraratsakul. Kemenangan tersebut menjadi bukti konsistensi performa Ubed dan menjaga asa Indonesia di sektor tunggal putra pada turnamen kelas dunia itu.
Okki Rushartomo selaku Corporate Secretary BNI menyatakan bahwa penampilan Ubed mencerminkan hasil pembinaan jangka panjang yang terus diperkuat lewat kerja sama BNI dan PBSI. Menurut Okki, keberhasilan atlet muda seperti Ubed menjadi indikator bahwa regenerasi dan investasi pada atlet muda mulai menunjukkan hasil di pentas internasional.
Kiprah dan rekam jejak Zaki Ubaidillah
Lahir di Sampang, Madura, pada 26 Juni 2007, Zaki Ubaidillah tumbuh menjadi salah satu talenta muda yang diperhitungkan di tunggal putra Indonesia. Pada usia belia, ia sudah mencatatkan sejumlah prestasi internasional di level junior dan turut ambil bagian memperkuat tim nasional pada Piala Sudirman 2025.
Selain itu, Ubed menjadi bagian dari skuad yang menyumbangkan medali perak bagi Indonesia pada SEA Games 2025, sebuah torehan yang menambah pengalaman bertandingnya di ajang multi-event. Tinggi badan 175 cm dan gaya bermain agresif membuatnya dipandang sebagai salah satu pilar regenerasi tunggal putra yang dapat meneruskan estafet prestasi senior di Pelatnas PBSI.
Peran BNI dalam pembinaan bulu tangkis
Okki menegaskan bahwa selama lebih dari lima tahun menjalin kemitraan strategis dengan PBSI, BNI berkomitmen mendukung ekosistem pembinaan bulu tangkis secara menyeluruh, mulai dari kelompok usia dini hingga level elite. Dukungan BNI tidak hanya berbentuk sponsorship pada berbagai turnamen internasional, tetapi juga kontribusi nyata terhadap penyelenggaraan sirkuit nasional dan program pembinaan atlet muda yang berkelanjutan.
Program kemitraan tersebut, menurut pernyataan perusahaan, dirancang untuk meningkatkan kapasitas atlet, pelatih, dan fasilitas latihan agar menghasilkan talenta yang siap bersaing di level dunia. BNI menilai bahwa sinergi antara lembaga keuangan dan organisasi olahraga nasional dapat mempercepat proses regenerasi serta memperluas akses pembinaan di berbagai daerah.
Tantangan dan harapan ke depan
Meski capaian individu seperti Ubed memberi optimisme, perjalanan menuju konsistensi prestasi internasional memerlukan dukungan berkelanjutan dan pembinaan sistemik. Tantangan yang masih harus dihadapi meliputi peningkatan kualitas pelatihan, pembinaan mental atlet, serta pengelolaan kompetisi domestik yang mampu menyiapkan atlet menghadapi tekanan di panggung global.
Para pemangku kepentingan diharapkan terus memperkuat kolaborasi antara PBSI, sponsor, dan pemerintah daerah untuk menjamin jalur talenta yang lebih kuat. Dengan pendekatan terintegrasi, publik berharap Indonesia mampu mempertahankan tradisi prestasi bulu tangkis sekaligus memunculkan generasi baru yang konsisten mengharumkan nama bangsa.
BNI menyatakan akan melanjutkan komitmennya dan meningkatkan dukungan program demi memfasilitasi pembinaan atlet muda seperti Ubed. Ke depan, perhatian terhadap regenerasi dan investasi pada pembinaan dipandang krusial untuk menjaga dominasi Indonesia di cabang olahraga bulu tangkis.





