Mourinho cari formula mustahil dengan taruhan 590 juta

Jakarta, Maret.id — Dilema bagi José Mourinho, pelatih Real Madrid, semakin mendalam seiring dengan kembalinya skuad Los Blancos yang kini lengkap. Hal ini merupakan kesempatan pertama bagi Mourinho untuk memanfaatkan seluruh elemen timnya di awal musim baru ini.
Real Madrid saat ini tidak lagi membutuhkan pemain bintang, melainkan harus mencari cara untuk menjaga keseimbangan dalam permainan. Mourinho dihadapkan pada tantangan besar bagaimana cara mengelola lini serang yang berisi empat pemain kelas dunia tanpa mengorbankan stabilitas tim.
Mourinho kini mulai bekerja dengan skuad yang utuh, setelah sebelumnya sejumlah pemain absen selama fase persiapan. Kuartet penyerang yang dimiliki oleh Real Madrid terdiri dari Yan Diomande, Kylian Mbappe, Vinicius Junior, dan Jude Bellingham di posisi playmaker. “Saya optimis dengan potensi tim kami.” kata José Mourinho, Pelatih Real Madrid.
Menurut laporan yang beredar, nilai pasar keempat pemain ini diestimasi mencapai 590 juta euro. Dari jumlah tersebut, Mbappe dihargai 200 juta euro, Vinicius Junior 140 juta euro, Yan Diomande 90 juta euro, dan Jude Bellingham 160 juta euro.
Biaya untuk mendatangkan keempat pemain tersebut diperkirakan sekitar 313 juta euro, belum termasuk variabel tambahan. Real Madrid diperkirakan membayar hampir 40 juta euro untuk bonus tanda tangan Mbappe, yang belum dikonfirmasi secara resmi oleh klub.
Biaya keseluruhan bisa meningkat menjadi sekitar 358 juta euro jika menghitung variabel yang mungkin terjadi, termasuk pembayaran tambahan terkait transfer Diomande dan Bellingham. Namun, nilai tersebut tetap lebih rendah dibandingkan nilai pasar saat ini dari keempat pemain tersebut.
Kuartet ini diperkirakan akan tampil bersama untuk pertama kalinya saat menghadapi Schalke di Gelsenkirchen, pada Minggu mendatang. Ini merupakan laga uji coba terakhir Real Madrid sebelum membuka La Liga melawan Espanyol pada 22 Agustus.
Hingga saat ini, Mourinho masih mempertahankan formasi 4-2-3-1, dengan Mbappe sebagai penyerang tengah dan Bellingham sebagai gelandang serang nomor 10. “Formasi ini memberikan kami fleksibilitas yang diperlukan.” kata Mourinho. Sementara itu, Vinicius dan Diomande akan mengisi posisi sayap.
Namun, ada kemungkinan Mourinho mengubah taktik ke formasi 4-4-2 atau 4-3-3. Ini bisa berpotensi mengurangi dampak Bellingham dalam hal mencetak gol dan meningkatkan tanggung jawabnya dalam bertahan.
Real Madrid bergantung pada kuartet ini untuk menjadi kekuatan serang utama, dengan ambisi untuk melampaui kesuksesan trio legendaris “BBC”: Karim Benzema, Gareth Bale, dan Cristiano Ronaldo. Kuartet ini berhasil mencetak total 121 gol dan memberikan 36 assist di musim lalu.
Mbappe mencetak 42 gol, Vinicius 22, Diomande 13, dan Bellingham 8 gol. “Kami harus meningkatkan angka tersebut untuk mencapai target musim ini,” ujar Mourinho.
Dibandingkan dengan trio penyerang dari klub Eropa lainnya, Messi dan Mbappe serta Diomande dan Vinicius mencetak 77 gol dan menyumbangkan 31 assist. Ini hanya kalah dari trio Bayern Munich dan Barcelona.
“Real Madrid kini berada dalam posisi yang lebih baik untuk bersaing dalam gelar, namun harus mengatur keseimbangan dalam tim,” kata seorang penggemar sepak bola dari Jakarta. Terlihat bahwa harapan tinggi diletakkan pada tim untuk kembali ke jalur juara.





