Dan Burn komentari kepergian Eddie Howe dari Newcastle

Jakarta, Maret.id — Dan Burn mengungkapkan rasa bangga setelah ditunjuk sebagai kapten baru Newcastle United menjelang musim 2026-27. Hal ini terjadi di tengah kepergian mengejutkan Eddie Howe, yang mengundurkan diri setelah hasil buruk musim lalu.
Howe meninggalkan jabatan manajer setelah Newcastle finis di posisi ke-12 Premier League dan mengalami kekalahan 4-1 dari Bristol City dalam laga pramusim. Kepergiannya mengakhiri periode yang mencatat kesuksesan, termasuk kemenangan di Carabao Cup dan lolos ke Liga Champions. Burn, yang ditunjuk sebagai kapten baru, kini mengambil alih peran tersebut setelah Bruno Guimaraes pindah ke Arsenal.
Setelah kekalahan Newcastle dalam adu penalti melawan Strasbourg, Burn merefleksikan kepergian Howe. “Saya tidak berpikir dia akan melakukannya. Setelah kekalahan dari Fulham, saya tahu dia kecewa,” kata Burn. “Ada waktu untuk perubahan, dan Eddie merasa ini adalah saat yang tepat.”
Burn percaya bahwa kepemimpinan baru dapat menyegarkan tim. “Perubahan bisa menjadi hal yang baik, dan semoga kami akan melihat awal dari itu pekan ini,” tambahnya. Dia menekankan pentingnya skuad untuk segera beradaptasi dengan strategi baru di bawah pelatih Matthias Jaissle.
Burn juga menyatakan rasa bangganya menjadi kapten di klub masa kecilnya. “Saya sangat bersyukur atas kesempatan ini dan berharap bisa memimpin tim musim ini,” ujarnya.
Newcastle kini bersiap untuk memulai kompetisi Premier League 2026-27. Mereka akan menjamu Liverpool di St James’ Park pada 23 Agustus, menjadi ujian pertama bagi kepemimpinan Burn.
Menyikapi perubahan ini, seorang penggemar Newcastle dari Jakarta berkomentar, “Kami berharap Burn dapat membawa tim ke arah yang lebih baik. Kami semua mendukungnya dan berharap yang terbaik untuk musim ini.”





