Setelah 9 tahun insiden Messi bangkitkan optimisme Argentina hadapi sanksi

Jakarta, Maret.id — Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) mengumumkan sejumlah sanksi kepada tim nasional Argentina dan federasi sepak bola Argentina (AFA) pada Jumat ini. Sanksi tersebut terkait pengibaran bendera Kepulauan Falkland setelah Argentina meraih kemenangan 2-1 atas Inggris, serta insiden yang terjadi setelah final Piala Dunia 2026 yang dimenangkan Spanyol dengan skor 1-0.
Denda yang dijatuhkan kepada AFA mencapai 321 ribu dolar. Selain itu, terdapat larangan bermain 10 pertandingan untuk Leandro Paredes, 7 pertandingan untuk Nahuel Molina, satu pertandingan untuk Thiago Almada, dan 3 pertandingan untuk Roberto Ayala, asisten pelatih Lionel Scaloni. Pemain Spanyol, Gavi, juga dijatuhkan sanksi larangan bermain satu pertandingan.
“Kami telah memulai menyiapkan berkas pembelaan dan banding atas sanksi tersebut, dengan fokus pada pengurangan sanksi bagi Paredes dan Molina,” kata Andrés Patón Urich, direktur urusan hukum di AFA. AFA berpegang pada preseden sanksi Lionel Messi yang sempat dijatuhi larangan bermain 4 pertandingan pada tahun 2017, yang kemudian dibatalkan karena kurangnya bukti.
Setelah menyelesaikan berkas pembelaan, AFA akan mengajukan banding di depan komite banding FIFA. Jika hasilnya tidak memuaskan, federasi dapat melanjutkan ke Mahkamah Arbitrase Olahraga (CAS), lembaga arbitrase independen tertinggi dalam sengketa olahraga.
Denda yang berkaitan dengan pengibaran spanduk Kepulauan Falkland adalah sekitar 10 ribu dolar, jauh dari perkiraan sebelumnya yang menyebutkan kemungkinan sanksi lebih besar. FIFA juga memerintahkan timnas Argentina untuk menggelar dua pertandingan berikutnya di kandang dengan kapasitas penonton dibatasi hingga 50%, namun keputusan ini hanya berlaku untuk laga kualifikasi, bukan pertandingan persahabatan.
FIFA menyatakan bahwa sekitar 100 ribu dolar dari total denda akan dialokasikan untuk program pemberantasan diskriminasi. Sebagian sanksi, termasuk satu pertandingan dan 100 ribu dolar denda, juga ditangguhkan selama masa percobaan. Timnas Argentina, yang menjadi runner-up di Piala Dunia tersebut, telah menerima total 33 juta dolar.
“Ini adalah keputusan yang sangat mengecewakan. Kami berharap AFA dapat mengajukan banding yang berhasil,” ujar Rizki, penggemar sepak bola Indonesia. “Sepak bola adalah tentang sportivitas, dan kami ingin melihat pertandingan yang layak tanpa ada kontroversi.”





