Jonathan David minta pesangon agar tinggalkan Juventus

Jakarta, Maret.id — Juventus dan penyerang asal Kanada, Jonathan David, sedang dalam proses negosiasi untuk menemukan solusi terkait masa depannya di klub. David, yang bergabung dengan Juventus dari Lille dengan status bebas transfer, kini tampaknya tidak lagi masuk dalam rencana pelatih Luciano Spalletti.
Penyerang kelahiran 2000 itu berisiko menjadi penghalang dalam strategi transfer Juventus. Dengan gaji bersih sebesar 6 juta euro per musim, keberadaan David di Continassa semakin memengaruhi keputusan manajemen klub untuk mendatangkan pemain baru.
Menurut laporan dari Gazzetta.it, situasi menjelang penutupan bursa transfer menunjukkan David hanya bersedia pindah ke klub papan atas dengan pesangon dari Juventus. Sayangnya, sampai saat ini, kesempatan konkret untuk hal tersebut belum adanya. Atletico Madrid menjadi satu-satunya klub yang menunjukkan minat, mempertimbangkan David sebagai pengganti Julian Alvarez yang diminati Barcelona.
Tanpa adanya tawaran dari klub besar, David menolak opsi peminjaman. Namun, situasi ini semakin rumit karena timnya meminta pesangon besar sebagai syarat hengkang. Dengan sisa kontrak yang masih empat tahun, Juventus harus menyiapkan angka besar untuk mencapai pemutusan kontrak, meski belum ada klausul khusus yang bisa membantu permintaan tersebut.
Rencana peminjaman masih menjadi opsi yang mungkin lebih sederhana. David kini lebih terbuka untuk mempertimbangkan tawaran pinjaman. Paris FC terus memantau situasi ini, tetapi belum menarik perhatian sang pemain.
Opsi paling menarik saat ini tetap Atletico Madrid, yang dapat memenuhi ambisi David seiring dengan kebutuhan Juventus. Waktu semakin mendesak dan manajemen Juventus memerlukan kejelasan dalam pengambilan keputusan menjelang batas akhir bursa transfer. Keterbatasan waktu bisa menghambat proses dan memaksa mereka untuk membuat keputusan penting pada saat-saat terakhir.
“David seharusnya pindah ke klub di mana ia bisa berkembang lebih baik.” kata Budi Santoso, pengamat sepak bola Indonesia. “Semoga dia bisa menemukan solusi terbaik demi karirnya.”





