Mika Godts sumbang assist dan pra

Jakarta, Maret.id — Paris Saint-Germain kembali menghadapi situasi sulit saat melawat ke markas Lille OSC. Mereka sempat tertinggal 2-0, namun berhasil menyamakan kedudukan di masa injury time menjadi 2-2, mirip dengan pertandingan sebelumnya melawan Stade Rennes.
PSG terlihat dekat dengan kekalahan dalam laga ini, tetapi dua gol yang dramatis dari Vitinha dan Marquinhos di penghujung pertandingan mengamankan satu poin untuk tim Paris. Mika Godts memainkan peran penting dengan memberikan assist untuk gol pertama dan pre-assist untuk gol penyeimbang.
Pelatih PSG, Luis Enrique, belum memberikan kepercayaan penuh kepada Godts untuk masuk dalam starting XI. Meskipun membuat debut sebagai pemain pengganti saat menghadapi Rennes, rekrutan baru seperti Akliouche dan Ferran Torres mendapatkan kesempatan untuk tampil sebagai starter.
Musim PSG diawali dengan buruk setelah kehilangan poin melawan Rennes, ditambah kekalahan dalam perebutan Piala Super Prancis dari RC Lens. Situasi semakin sulit ketika Lille membuka keunggulan pada menit ke-21.
Olivier Giroud, yang kini berusia 39 tahun, menorehkan namanya sebagai penggagas gol pembuka Lille dengan umpan cerdik kepada Håkon Haraldsson. Pemain asal Islandia itu tidak menyia-nyiakan kesempatan dan melepaskan tembakan keras dari tepi kotak penalti yang menjebol gawang PSG.
Lima menit sebelum waktu normal berakhir, Giroud kembali terlibat dengan menciptakan peluang bagi Dilane Bakwa. Pemain tersebut berhasil mencetak gol kedua bagi Lille dengan sepakan melengkung indah dari kaki kiri.
Namun, PSG tak menyerah meski tertinggal. Godts yang baru masuk pada menit ke-63 memberikan umpan kepada Vitinha. Gelandang asal Portugal tersebut melepaskan tembakan melengkung yang mampu menggetarkan jala gawang Lille dan memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.
Kejutan masih ada. Godts kembali beraksi, mengumpan bola ke Vitinha yang kemudian mengirim umpan silang ke Marquinhos. Kapten PSG itu menyundul bola dengan meyakinkan untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
“Pertandingan ini menunjukkan bahwa kami tidak pernah menyerah. Kami terus berjuang hingga akhir.” kata Marquinhos, Kapten PSG.
Dari sudut pandang lokal, reaksi dari penggemar sepakbola Indonesia sangat beragam. Banyak yang bersukacita melihat PSG berjuang meski dalam situasi sulit, namun ada juga yang berharap tim bisa segera bangkit dan kembali ke jalur kemenangan. “PSG harus lebih konsisten jika ingin merebut gelar.” ungkap Rizky, salah satu penggemar setia.





