Richarlison serang Tottenham usai kepulangan ke Everton terhambat sengketa finansial

Jakarta, Maret.id — Penyerang Tottenham Hotspur, Richarlison, secara terbuka meluapkan frustrasinya kepada klub melalui media sosial. Hal ini terjadi setelah rencana kepulangannya ke Everton senilai £25 juta terhambat akibat sengketa finansial yang belum terselesaikan.
Negosiasi mengenai transfer kembali ke Goodison Park terhenti meskipun kedua klub telah mencapai kesepakatan harga. Richarlison, yang sebelumnya mencetak 53 gol dalam 152 penampilan bersama Everton, merasa masih berhak atas pembayaran yang tertunda dari Tottenham. Kebuntuan ini mengancam pemindahan yang diusulkan menjelang tenggat waktu transfer.
Richarlison mengungkapkan kekecewaannya melalui unggahan yang emosional: “Setelah semua yang saya lalui dalam beberapa tahun terakhir, saya memutuskan bahwa TIDAK AKAN PERNAH LAGI ada orang yang menentukan masa depan saya untuk saya…” kata Richarlison, Penyerang Tottenham. Ia menegaskan bahwa tekanan dan ancaman tidak akan membuatnya takut, dan berharap situasinya diperlakukan dengan rasa hormat.
“Saya berharap mereka memperlakukan situasi saya dengan rasa hormat yang sama seperti yang selalu saya miliki untuk Spurs…” sambungnya. Disisi lain, isu perselisihan ini muncul saat Manchester City mengajukan tawaran sebesar £65 juta untuk penyerang Everton, Iliman Ndiaye, meski kedua transfer tersebut dinegosiasikan secara terpisah.
Richarlison menegaskan kembali niatnya untuk kembali ke Everton: “Jika mereka mencapai kesepakatan antara Spurs dan Everton, saya akan kembali ke klub tercinta saya…” katanya. Ia menegaskan bahwa, meskipun ada ketegangan, ia tetap terikat kontrak dengan Tottenham dan siap jika dibutuhkan.
Sementara itu, dengan kepulangan Richarlison yang semakin tidak pasti, Everton semakin dekat untuk merekrut penyerang tim nasional AS, Folarin Balogun, yang berhasil mencetak 19 gol untuk Monaco pada musim lalu. David Moyes berencana untuk segera memperkuat lini depan menjelang penutupan bursa transfer.
Salah satu pengamat sepak bola lokal, Budi Santoso, memberikan pandangannya: “Situasi ini sangat disayangkan bagi Richarlison dan Everton, semoga semua pihak bisa menemukan solusi yang menguntungkan sebelum bursa transfer ditutup.”





