Deportivo La Coruna belanjakan hampir

Jakarta, Maret.id — Deportivo La Coruna dengan tegas meluncurkan proyek Super Depor 2.0 setelah menginvestasikan hampir €25 juta untuk mendatangkan 10 pemain baru. Pergeseran ini hadir menyusul promosi mereka ke La Liga setelah delapan tahun bertanding di divisi bawah.
CEO klub, Fernando Soriano, dan manajer Antonio Hidalgo, berkomitmen untuk membangun skuad yang kompetitif dan penuh talenta. Pembelian pemain bertujuan untuk menghidupkan kembali era kejayaan yang pernah diraih klub pada tahun 1990-an.
Deportivo telah mengamankan beberapa talenta muda, termasuk Leo Roman dan Ede, dengan mengaktifkan klausul rilis mereka. Puncaknya adalah perekrutan mantan striker Marseille, Pierre-Emerick Aubameyang, yang langsung mencetak tiga gol dalam tiga pertandingan pertamanya.
Klub juga berhasil mendatangkan Adama Traore dan melakukan pinjaman untuk Marc Casado dan bek Atletico Madrid, Jose Maria Gimenez, pada hari terakhir bursa transfer. “Kami ingin membangun skuad yang kompetitif dengan banyak wajah baru,” kata manajemen olahraga pada bulan Juli, menandai ambisi besar mereka.
Julukan Super Depor 2.0 merujuk pada masa keemasan Deportivo di bawah pelatih Arsenio Iglesias dan Javier Irureta. Klub ini bertransformasi dari tim kasta kedua menjadi raja sepak bola Spanyol, meraih Copa del Rey pada 1995 dan gelar La Liga pada 2000.
Deportivo sebelumnya diasuh oleh bintang-bintang kelas dunia seperti Bebeto, Mauro Silva, dan Roy Makaay. Dengan mendatangkan sepuluh pemain berkualitas, manajemen berharap untuk mengembalikan semangat kompetitif mereka di Riazor.
Sekarang, dengan skuad yang sudah final, Hidalgo harus mengintegrasikan para pemain baru ke dalam strategi permainan. Sementara itu, sosok berpengalaman seperti Aubameyang dan Gimenez diharapkan menjadi mentor bagi pemain muda.
Para pendukung Deportivo sangat antusias untuk menyaksikan bagaimana proyek Super Depor 2.0 akan bertransformasi menjadi kekuatan kembali di La Liga. “Saya harap proyek ini bisa membawa Deportivo ke jalur kemenangan seperti dahulu,” ujar Andi, seorang penggemar fanatik klub asal Galisia tersebut.





