Jordi Cruijff tanggapi kritik kebijakan transfer Ajax dengan tegas

Jakarta, Maret.id — Jordi Cruijff menanggapi kritik mengenai kebijakan transfer yang diterapkannya di Ajax. Dalam wawancara dengan ESPN, direktur teknik Ajax tersebut menyatakan ketidaksetujuannya terhadap tudingan bahwa ia mengambil risiko besar.
Ajax aktif di bursa transfer musim panas ini dengan mendatangkan pemain-pemain ternama seperti Marc ter Stegen dan Julian Brandt. Selain itu, Marcos Leonardo juga bergabung dengan klub asal Amsterdam ini dengan nilai transfer hampir dua puluh juta euro.
Cruijff mencatat bahwa selama periode ini, ia membawa sebelas pemain baru ke Ajax, sementara tujuh belas pemain lainnya meninggalkan klub. Meskipun banyak perbincangan mengenai pengeluaran yang dilakukan oleh tim, Cruijff tetap pada pendiriannya.
“Risiko yang sebenarnya adalah membayar transfer dari klub ke klub. Jika itu salah, Anda tidak bisa bernegosiasi lagi,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kebijakan membeli pemain tanpa biaya transfer dan memberikan kontrak singkat masih memungkinkan untuk dilakukan.
“Jika mereka tidak berfungsi, maka Anda bisa bernegosiasi kembali. Jadi, sama sekali tidak ada risiko,” tambahnya. Cruijff menekankan bahwa kritik yang ditujukan padanya berasal dari kurangnya pemahaman mengenai situasi yang dihadapi klub.
“Jika Anda pernah bekerja dengan fair play Spanyol, Anda tahu sulitnya meminimalkan risiko,” kata Cruijff. Ia juga mengungkapkan bahwa situasi keuangan Ajax menuntutnya untuk berinovasi dalam strategi transfer.
“Saya merasa bisa meminjam seorang pemain dengan opsi pembelian, sehingga saya bisa menganalisis performanya sebelum memutuskan,” ujarnya. Menurutnya, ini justru cara untuk mengurangi risiko di bursa transfer.
“Risiko sesungguhnya adalah membeli lalu berharap semuanya berjalan baik,” pungkasnya.
Sebagai respon, banyak penggemar sepak bola di Indonesia, termasuk presenter olahraga Tanah Air, berharap kebijakan transfer ini dapat membawa Ajax kembali ke jalur kemenangan dan meraih prestasi baik di kompetisi Eropa.





