Curtis Jones ungkap kebahagiaan di Inter setelah tinggalkan Liverpool

Jakarta, Maret.id — Curtis Jones mengungkapkan bahwa ia merasa benar-benar seperti di rumah sendiri di Inter Milan setelah memberikan kontribusi penting dalam kemenangan comeback dramatis 3-2 atas Napoli. Mantan playmaker Liverpool ini memuji manajer barunya, Cristian Chivu, dan menanggapi kritik terhadap Serie A, menegaskan bahwa timnya memiliki kecerdasan taktis yang tinggi serta semangat juang.
Jones masuk sebagai pemain pengganti pada babak pertama dan berperan krusial dalam membantu Inter bangkit dari ket tertinggal dua gol untuk meraih kemenangan spektakuler di San Siro. Pemain berusia 22 tahun ini menyatakan betapa cepatnya ia beradaptasi di ruang ganti, terutama berkat rekan-rekan setimnya seperti John Stones. “Saya merasa seperti di rumah bersama para pemain. Sejak hari pertama, mereka luar biasa, dan saya bisa menjadi diri sendiri,” kata Jones.
Setelah pertandingan, Jones menolak stereotip yang menyebutkan bahwa sepak bola Italia membosankan dibandingkan dengan Premier League. Ia menyoroti kedalaman taktik dan kerasnya persaingan di Serie A. “Beberapa orang bilang Serie A membosankan, tetapi Anda tidak melihat itu hari ini,” kata Jones. Ia menekankan bahwa ada banyak pelatih yang hebat dan taktik yang menarik dalam setiap pertandingan.
Hubungan kuat antara Jones dan Chivu menjadi faktor kunci dalam performanya yang mengesankan. “Ada alasan saya datang ke sini: panggilan telepon yang kami lakukan, cara tim bermain, dan ide-ide taktisnya,” jelas Jones. Ia juga menambahkan bahwa pengalaman Chivu di lapangan dan manajemen skuadnya sangat berharga untuk tim.
Inter Milan kini siap menghadapi tantangan selanjutnya di kompetisi Eropa, dengan laga Liga Champions melawan Real Madrid di depan mata. Jones berharap penampilan impresifnya melawan Napoli bisa mengantarnya ke dalam susunan pemain inti.
Reaksi dari penggemar sepak bola Indonesia pun positif. “Kedatangan pemain baru seperti Jones membawa harapan baru bagi Inter. Semangatnya dan pola permainan yang ditunjukkan menunjukkan bahwa Serie A tetap layak untuk ditonton,” kata Agung, seorang penggemar berat Inter Milan.





