Politik

PDI Perjuangan Jatim Kirim Sinyal Koalisi dengan Dua Sapi Kurban

Jakarta, Maret.id — Pengurus Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur memberikan apresiasi tinggi kepada DPD PDI Perjuangan Jawa Timur atas konsistensi mereka dalam menyerahkan hewan kurban setiap tahunnya. Penyerahan dua ekor sapi kurban yang dilakukan oleh DPD PDI Perjuangan Jatim melalui Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) disambut dengan rasa syukur oleh Ketua PW Muhammadiyah Jawa Timur, Prof. Sukadiono.

Hubungan Erat Antara Muhammadiyah dan PDI Perjuangan

Menurut Prof. Sukadiono, penyerahan hewan kurban ini menjadi simbol nyata dari jalinan silaturahmi yang erat antara Muhammadiyah dan PDI Perjuangan. Pada kesempatan tersebut, ia mengutarakan, “Saya kira memang harus selalu kita lakukan dan alhamdulillah kita bersyukur. Inilah secara nasional saya kira hubungan antara PDIP dengan Muhammadiyah sudah terjalin sangat erat.”

Penyerahan dilakukan di Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur di Surabaya pada Selasa, 26 Mei 2026. Sukadiono juga menyoroti peningkatan jumlah hewan kurban yang diserahkan. Jika pada tahun-tahun sebelumnya hanya satu ekor sapi, tahun ini PDI Perjuangan menyerahkan dua ekor sapi.

Peningkatan Nilai-nilai Keagamaan

Sukadiono menyebutkan bahwa peningkatan jumlah hewan kurban ini menunjukkan perkembangan positif nilai-nilai keagamaan di kalangan kader PDI Perjuangan. “Hal ini menunjukkan bahwa nilai-nilai berbagi dan ibadah kurban telah terinternalisasi dengan baik di kalangan anggota Partai,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa penerimaan hewan kurban dengan penuh syukur mencerminkan komitmen kader PDI Perjuangan terhadap ajaran Islam. Menurutnya, rezeki yang dimiliki dengan menginfakkan dalam bentuk hewan kurban adalah langkah yang sangat berarti. “Kami bersyukur atas keberkahannya yang luar biasa,” tuturnya.

Silaturahmi Sebagai Modal Sosial

Prof. Sukadiono menambahkan bahwa silaturahmi dengan cara simbolik ini dapat memperkuat ukhuwah antara organisasi keagamaan dan partai politik. Keberadaan hubungan erat dua entitas ini dipandang sangat penting untuk pembangunan masyarakat di Jawa Timur.

Sukadiono juga menyoroti pentingnya ikatan emosional historis yang kuat antara PDI Perjuangan dan Muhammadiyah, mengingat Bung Karno sebagai tokoh nasionalis yang merupakan kader dari Muhammadiyah. Ia menyatakan harapan agar semangat kepedulian sosial yang ditunjukkan oleh PDI Perjuangan Jatim melalui penyerahan hewan kurban ini dapat berlanjut.

“Saya berharap, sinergi ini mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan melalui distribusi daging kurban yang tepat sasaran,” pungkasnya. Upaya bersama ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian sosial di kalangan semua kader dan memperkuat hubungan antara lembaga-lembaga sosial.

Dengan penyerahan hewan kurban ini, PDI Perjuangan Jatim tidak hanya menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan ibadah, tetapi juga menjadikannya sebagai momen penting untuk membangun solidaritas antar masyarakat.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button