Politik

Gibran Tegaskan Siap Bantu Pendanaan Gerakan Bersih Sungai!

Jakarta, Maret.id — Pertemuan antara Wakil Presiden dan perwakilan Sungai Watch baru-baru ini membahas penguatan kolaborasi dalam penanganan sampah sungai serta upaya pengurangan pencemaran plastik. Dalam diskusi tersebut, fokus utama adalah keterlibatan pemerintah, komunitas, serta masyarakat luas untuk bersama-sama menangani masalah lingkungan ini.

Komitmen Presiden Terhadap Penanganan Sampah

Langkah ini merupakan bagian dari perhatian Presiden Prabowo Subianto yang menekankan percepatan penanganan isu-isu sampah di daerah secara cepat dan terintegrasi oleh pemerintah pusat. “Untuk itu, kolaborasi yang kuat antara berbagai pihak diperlukan,” ucap Gibran Rakabuming Raka, sebagai bagian dari diskusi tersebut.

Wakil Presiden Gibran mencermati berbagai aksi yang dilakukan oleh Sungai Watch dalam menjaga kebersihan sungai serta membangun kesadaran masyarakat mengenai masalah sampah. Ini termasuk salah satu langkah penting untuk melibatkan generasi muda dalam mengatasi isu ini.

Aksi Run for Rivers

Co-founder Sungai Watch, Sam Bencheghib, menjelaskan bahwa pihaknya baru saja menyelesaikan aksi “Run for Rivers”. Dalam aksi tersebut, tim berhasil berlari sejauh 1.205 kilometer dari Bali hingga Monas, Jakarta, dalam waktu 58 hari, untuk mengampanyekan isu darurat polusi plastik yang mencemari sungai-sungai di Indonesia.

“Di pertemuan ini dengan Bapak Wakil Presiden, kami menyinggung bagaimana Sungai Watch dapat diperluas ke seluruh Indonesia. Saat ini, kami telah beroperasi di Bali, Banyuwangi, dan Sidoarjo, tetapi kami ingin mengembangkan jangkauan kami ke Jawa Tengah dan Jawa Barat,” ungkap Sam setelah pertemuan dengan Wakil Presiden.

Pentingnya Edukasi Pemilahan Sampah

Dalam pertemuan tersebut, pentingnya edukasi mengenai pemilahan sampah dari tingkat rumah tangga juga menjadi sorotan. Gary, salah satu peserta diskusi, menekankan bahwa meski Kota Jakarta telah memiliki program untuk memastikan seluruh masyarakat melakukan pemilahan sampah, masih terdapat kekurangan dalam aspek edukasi dan kesadaran.

“Sungai bukanlah tempat sampah, dan kita perlu memahami hal itu,” tegas Gary. Sungai Watch menghargai dukungan Wakil Presiden dalam penguatan penanganan sampah, yang termasuk di dalamnya kolaborasi dengan sektor swasta.

“Diskusi tentang masalah sampah memerlukan berbagai aspek, termasuk dukungan pemerintah dan pendanaan. Wakil Presiden juga menyatakan kesediaannya untuk membantu mencari sponsor dari perusahaan-perusahaan di Indonesia yang bersedia berkontribusi dalam proyek ini,” tambah Sam.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button