Manuver PDIP: Sinyal Dukungan Lewat Hewan Kurban

Jakarta, Maret.id — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bondowoso menyalurkan hewan kurban pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriah sebagai wujud kepedulian sosial dan penguatan spirit gotong royong di komunitas sekitar. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk mendekatkan diri kepada masyarakat serta memperkuat hubungan antara partai dengan kalangan Nahdlatul Ulama (NU).
Penyaluran Hewan Kurban
Sebanyak empat ekor sapi dipersiapkan untuk disembelih, di mana dua di antaranya merupakan bantuan dari DPD PDI Perjuangan Jawa Timur. Dua sapi disembelih langsung di kantor DPC, sementara satunya lagi didistribusikan ke berbagai masjid dan pondok pesantren di wilayah Bondowoso.
Titik penyaluran mencakup Masjid Al Mujahid yang terletak di Desa Penambangan, Kecamatan Curahdami, serta Masjid Al Baitu Amin di Desa Tumpeng, Kecamatan Wonosari. Selain itu, Pondok Pesantren Al Ustmani di Desa Bedian, Kecamatan Jambesari juga menerima sapi kurban dalam kegiatan ini.
Kepedulian Terhadap Masyarakat
Ketua DPC PDI Perjuangan Bondowoso, Sinung Sudrajad, menegaskan bahwa distribusi hewan kurban ini merupakan salah satu bentuk komitmen partai untuk hadir di tengah masyarakat. “Pada kondisi seperti saat ini, semua bahan pokok naik. Kita ingin hadir di tengah masyarakat. Semangat gotong royong ingin kami tunjukkan bahwa kita tidak pernah meninggalkan rakyat,” tutur Sinung, Selasa (26/5/2026).
Ia juga menjelaskan bahwa penyaluran hewan kurban kepada Pondok Pesantren Al Ustmani adalah bentuk penghormatan kepada pengasuh pesantren, KH Ghazali Ustman, yang berperan penting dalam komunitas nahdliyin di Bondowoso. “Pengasuh adalah tokoh sekaligus penggerak warga nahdliyin di Bondowoso,” tambahnya.
Memperkuat Nilai Sosial
Sinung menekankan bahwa kegiatan kurban bukan hanya sekadar aktivitas tahunan, tetapi merupakan upaya memperkuat hubungan sosial dengan masyarakat. “Sebagai partai yang lahir dari semangat kerakyatan, PDI Perjuangan ingin terus hadir dan berbagi kebahagiaan bersama masyarakat dalam momentum hari besar keagamaan,” ujarnya.
Dalam konteks Hari Raya Idul Adha kali ini, PDI Perjuangan Bondowoso kembali menunjukkan komitmennya untuk membangun solidaritas sosial, kepedulian, dan kebersamaan dengan masyarakat di berbagai wilayah. Melalui kegiatan ini, PDI Perjuangan ingin menegaskan bahwa mereka tidak hanya berfungsi sebagai partai politik, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli dan berbagi dalam kesulitan.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dan memperkuat rasa solidaritas antarwarga, terutama di tengah tantangan ekonomi yang sedang dihadapi. Dengan semangat gotong royong, diharapkan semua pihak dapat saling membantu dan menjaga kebersamaan dalam menghadapi setiap permasalahan yang ada.





