Manuver Abidin Fikri: Hewan Kurban Hiasi Bojonegoro

Jakarta, Maret.id — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Abidin Fikri, baru-baru ini menyalurkan tiga ekor sapi kurban menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Penyaluran hewan kurban ini dilakukan di tiga lokasi berbeda di Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Tuban.
Distribusi Hewan Kurban di Beberapa Titik
Bantuan hewan kurban tersebut didistribusikan ke Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro, Tuban, dan Masjid Baitun Najah yang terletak di samping Pendopo Panti Marhaen Dr. HM. Taufiq Kiemas, Bojonegoro. Abidin, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, menjelaskan bahwa penyaluran hewan kurban ini merupakan bagian dari komitmen sosialnya untuk terus hadir di tengah masyarakat.
“Iduladha adalah momentum yang tepat untuk memperkuat gotong royong dan berbagi dengan sesama. Semoga bantuan ini membawa berkah dan kebahagiaan bagi warga yang menerima,” ungkap Abidin dalam keterangannya pada Rabu (27/5/2026). Tim perwakilan Abidin Fikri menyerahkan secara simbolis hewan kurban kepada pengurus DPC partai dan takmir masjid setempat.
Proses Penyembelihan dan Distribusi Daging Kurban
Proses penyembelihan dan pendistribusian daging kurban nantinya akan diatur oleh pengurus setempat. Daging tersebut akan dibagikan langsung kepada warga yang berhak dan membutuhkan. Hal ini menunjukkan semangat solidaritas dalam masyarakat sebagai bagian dari nilai-nilai yang diajarkan oleh ibadah kurban.
Abidin juga menekankan pentingnya pelaksanaan kegiatan ini sebagai wujud nyata kepedulian kepada sesama. “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi tradisi, tetapi juga sarana untuk mempererat tali persaudaraan di antara kita,” katanya.
Refleksi Ibadah Haji dan Kesetaraan
Sebagai pimpinan komisi yang membidangi urusan keagamaan dan haji, Abidin juga menyampaikan catatan sosiologis mengenai pelaksanaan ibadah haji yang sedang berlangsung di Tanah Suci. Ia menggarisbawahi bahwa jutaan umat Islam dari berbagai penjuru dunia berkumpul di Mekkah mengenakan pakaian ihram yang sama.
“Mereka menanggalkan segala perbedaan, antara pejabat dan rakyat, antara orang kaya dan miskin. Semua berdiri sama di hadapan Allah SWT,” kata Abidin. Ia menambahkan, momentum ibadah haji dan kurban harus menjadi pengingat bagi masyarakat mengenai pentingnya keikhlasan dan persatuan dalam kehidupan berbangsa.
“Inilah pelajaran besar bahwa kemuliaan tidak dibangun dengan kesombongan, melainkan dengan pengorbanan, persatuan, dan ketulusan,” tutupnya. Di tengah dinamika kehidupan yang kita hadapi bersama, Iduladha mengajak kita untuk kembali meneguhkan nilai kepedulian dan tanggung jawab sosial.
Kesadaran akan pentingnya berbagi dan saling membantu sangat relevan terutama di masa-masa sulit. Iduladha menjadi lebih dari sekedar perayaan, tetapi juga sebuah pengingat akan nilai-nilai luhur yang harus kita jaga dalam masyarakat.





