Cak Imin Dukung Terobosan Kemenhaj untuk Tingkatkan Layanan Jemaah Haji!

Jakarta, Maret.id — Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin, mengungkapkan kepuasan terhadap pelayanan haji tahun ini setelah mengunjungi para jemaah di Arafah, Mekkah. Kunjungan tersebut dilakukan setelah ia melaksanakan salat dzuhur berjamaah yang dijamak takdim dengan salat asar bersama jemaah haji asal Ngawi, Jawa Timur.
Pujian atas Layanan Haji
Cak Imin mengaku terharu mendengar pengalaman positif dari para jemaah terkait proses pelayanan haji yang dinilai memuaskan. Seluruh rangkaian, mulai dari keberangkatan hingga pergeseran menuju Arafah, berjalan dengan lancar dan aman, mencerminkan upaya maksimal pemerintah dalam penyelenggaraan ibadah tersebut.
“Saya sangat bersyukur dan terharu. Semua proses jemaah Ngawi dalam satu kloter ini menceritakan bagaimana terharunya mereka karena semua proses berjalan dengan amat lancar,” ujarnya pada Rabu, 27 Mei 2026.
Pelayanan Memuaskan
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa ini juga menyoroti layanan bus salawat yang mengantar jemaah menuju Masjidil Haram, serta menu makanan khas Indonesia yang disuguhkan. Ia menyebutkan bahwa layanan ini mendapat apresiasi positif dari para jemaah, menciptakan pengalaman ibadah yang memuaskan di Tanah Suci.
“Bahkan salat lima waktu ke masjid dengan bus salawat amat sangat memuaskan para jemaah dari Ngawi tadi. Termasuk menu makanan khas Indonesia,” tambahnya.
Pentingnya Kementerian Haji dan Umrah
Cak Imin percaya bahwa keberhasilan pelayanan haji tahun ini menjadi pelajaran berharga untuk pembentukan Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia. Ia menekankan pentingnya pendekatan baru dalam penyelenggaraan haji di masa mendatang, dengan pola dan standar baru demi meningkatkan kualitas pelayanan jemaah.
“Yang penting, karena ini bisa kita jadikan pelajaran bahwa Kementerian Haji yang baru ini dengan pola kerja baru, standar baru, dan terobosan baru akan merefresh dan membawa penyelenggaraan haji yang lebih baik,” tegasnya. Pembentukan kementerian ini, menurutnya, merupakan tanda kesungguhan Presiden untuk memperbaiki tata kelola penyelenggaraan ibadah haji.
“Semua ini adalah wujud dari kesungguhan pemerintah untuk membangun Kementerian Haji yang produktif bagi pelaksanaan jemaah haji yang baik. Dan terima kasih kepada Pak Presiden yang telah membentuk Kementerian Haji ini sehingga fokus bekerja menangani haji dengan sungguh-sungguh,” tutup Muhaimin.





