Manuver DPD Jatim: Lantik 24 PAC, Sinyal Revitalisasi Politik Muda

Jakarta, Maret.id — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo menggelar pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) di RM Kebun Pring pada Jumat, 29 Mei 2026. Pada acara tersebut, sebanyak 264 kader dari 24 kecamatan resmi dilantik untuk masa tugas 2026 hingga 2031.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai perwakilan dari partai politik lain, organisasi masyarakat keagamaan, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Kehadiran beragam elemen ini menjadi simbol pentingnya komunikasi dan sinergi dalam dunia politik setempat.
Ruang untuk Anak Muda
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, menegaskan bahwa anak muda adalah fokus utama dalam pertarungan politik yang akan datang. PDI Perjuangan berkomitmen untuk membuka ruang bagi generasi muda agar terlibat aktif dalam kepengurusan partai.
Deni menegaskan, “Pertarungan ke depan terbuka, anak muda akan menjadi sasaran yang akan diraih simpatinya. Maka kreativitas yang harus kita lakukan.” Dia juga menambahkan, sebagai bentuk keseriusan partai, pihaknya mewajibkan agar salah satu ketua, sekretaris, atau bendahara di PAC berasal dari kalangan muda. Langkah ini diharapkan dapat mendekatkan generasi muda dengan perjuangan politik kerakyatan.
Membangun Hubungan yang Baik
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo, Khairul Anam, menyatakan bahwa kehadiran berbagai unsur partai politik dan organisasi masyarakat pada pelantikan ini mencerminkan hubungan yang harmonis antar elemen di Kabupaten Probolinggo. “Komunikasi politik lintas partai yang hadir pada hari ini adalah bentuk hubungan baik kita dan sinergi dalam membangun Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.
Wakil Bupati Probolinggo, Fahmi Abdul Haq Zaini, juga memberikan apresiasi terhadap langkah PDI Perjuangan yang melibatkan banyak kader muda. Ia meyakini bahwa kader-kader muda yang dilantik diharapkan dapat bergerak lebih cepat dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Tujuan Bersama untuk Kemajuan Daerah
Fahmi menekankan bahwa meskipun partai politik memiliki cara perjuangan yang berbeda, mereka memiliki tujuan yang sama: memperjuangkan kesejahteraan dan kemajuan daerah. “Kita boleh berbeda cara pandang, berbeda jalur perjuangan, tapi intinya sama yaitu kemajuan bagi Kabupaten Probolinggo,” tandasnya.
Acara pelantikan ini dimeriahkan dengan pertunjukan tari Glipang yang dibawakan oleh seniman lokal. Selain itu, acara juga disemarakkan dengan pelepasan merpati sebagai simbol perdamaian dan harapan untuk masa depan yang lebih baik.
Dengan diadakannya acara ini, diharapkan PDI Perjuangan dapat terus melanjutkan perjuangannya dalam merangkul generasi muda dan membangun kedekatan yang lebih erat dengan masyarakat, sehingga bersama-sama dapat mewujudkan kemajuan bagi Kabupaten Probolinggo.





