Politik

Manuver DPD PDI: AI Jadi Sinyal Koalisi Strategis

Jakarta, Maret.id — DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Jombang yang menyoroti perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, menyatakan bahwa AI akan menjadi salah satu arena pertarungan utama di masa mendatang.

Perkembangan AI sebagai Bagian Penting Strategi Politik

Deni Wicaksono menekankan bahwa kader partai diharapkan mulai memahami perkembangan teknologi ini dan dampaknya terhadap kehidupan sosial serta politik. “Ke depan, AI akan menjadi ruang pertempuran yang sangat dahsyat. Jika kita tidak bersiap, maka kita harus menyiapkan pasukan yang mampu dan memahami perkembangan teknologi tersebut,” ucap Deni dalam acara yang berlangsung di Ballroom Gedung Niaga, Jombang, pada Sabtu (30/5/2026).

Menurut Deni, teknologi digital telah mengubah cara masyarakat menerima dan mengolah informasi. Pengalaman Pemilu 2024 menunjukkan bahwa media sosial memiliki dampak besar dalam membentuk opini serta persepsi publik.

Media Sosial dan Dampaknya terhadap Kesadaran Sejarah

Deni menegaskan bahwa arus informasi yang kuat di media sosial dapat mengalihkan perhatian masyarakat dari peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah. “Kalau kita melihat pada pemilu lalu, media sosial mempengaruhi masyarakat sehingga sejarah masa lalu bisa terlupakan. Peristiwa 1998, misalnya, bisa saja terlewat karena kuatnya branding yang dibangun di ruang digital,” ungkapnya.

Melihat situasi ini, Deni mengajak seluruh kader PDI Perjuangan untuk mempersiapkan diri menghadapi perubahan yang berlangsung dengan cepat. Pemahaman terhadap teknologi, termasuk AI, dianggap penting agar kader tidak tertinggal dalam pertarungan gagasan dan informasi.

Menyiapkan Kader untuk Pertarungan di Era Digital

Deni juga menekankan bahwa tantangan politik ke depan tidak hanya akan berlangsung melalui kerja-kerja lapangan. Pertarungan politik akan semakin banyak terjadi di ruang digital dan ruang persepsi yang dibentuk oleh berbagai platform teknologi.

“Ke depan kita harus bersiap. Pertarungan akan luar biasa. Ada pertarungan darat, udara, dan juga pertarungan persepsi. Karena itu kader harus mampu memahami perkembangan yang terjadi,” tegasnya.

Kegiatan pelantikan ini menegaskan komitmen PDI Perjuangan dalam menghadapi era yang semakin digital dan kompleks. Dengan fokus pada teknologi dan informasi, diharapkan kader partai dapat beradaptasi dan tetap relevan dalam memenangkan persaingan politik di masa mendatang.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button