Kepala dan Dua Wakil BGN Dilantik untuk Tingkatkan Kinerja Institusi!

Jakarta, Maret.id — Kementerian Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengonfirmasi pelantikan Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang dijadwalkan berlangsung pada hari Senin. Konfirmasi tersebut disampaikan dalam sebuah konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis, 4 Juni 2026.
Pelantikan Dalam Rangka Evaluasi Internal
Prasetyo menyatakan bahwa pelantikan ini dilakukan untuk memberi kesempatan kepada jajaran baru BGN untuk berkonsentrasi pada evaluasi dan penataan internal sebelum resmi memulai tugas mereka. “Kami berpikir bahwa pada hari-hari pertama, mereka harus fokus terlebih dahulu untuk melakukan proses perbaikan di Badan Gizi Nasional,” paparnya.
Nanik S Deyang dipilih sebagai Kepala BGN berdasarkan pengalamannya sebelumnya sebagai Wakil Kepala BGN. Prasetyo menuturkan bahwa dengan waktu yang cukup, Deyang telah memahami seluruh proses dan kegiatan yang berlangsung dalam lembaga tersebut.
Alasan Penunjukan Nanik S Deyang
Pemerintah juga menilai bahwa Nanik memiliki ketegasan yang diperlukan untuk memperbaiki berbagai masalah yang ditemukan dalam evaluasi BGN. “Beliau adalah sosok yang tegas, dianggap sangat strict dalam hal kedisiplinan dalam menjalankan SOP yang telah ditetapkan,” ungkap Prasetyo.
Prasetyo menambahkan bahwa karakter Nanik dalam memantau dan mengevaluasi kinerja di BGN menunjukkan kesungguhan dalam melaksanakan tugasnya. Penunjukan ini diharapkan dapat membawa perubahan signifikan bagi lembaga yang berfungsi dalam bidang gizi tersebut.
Harapan Terhadap Kepemimpinan Baru BGN
Pemerintah mengharapkan agar pengangkatan Nanik S Deyang dapat memberikan angin segar bagi Badan Gizi Nasional. Setelah melalui serangkaian evaluasi, diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah konkret dalam mengatasi persoalan yang ada.
“Kami yakin bahwa dengan pengalaman dan komitmen yang dimiliki beliau, BGN akan dapat bekerja lebih efektif demi meningkatkan kualitas gizi nasional,” tutup Prasetyo. Pelantikan ini menjadi langkah strategis dalam upaya memperbaiki kondisi gizi yang menjadi salah satu prioritas pemerintah saat ini.





