Manuver PDI Perjuangan: Ciptakan Bibit Unggul Sepak Bola

Jakarta, Maret.id — Liga Kampung Bung Karno resmi dimulai di Bondowoso, sebagai ajang pembinaan dan pencarian bibit unggul dalam dunia sepak bola di daerah. Kompetisi ini diikuti oleh 16 klub lokal dan dijadwalkan berlangsung hingga akhir bulan Juni 2026.
Kompetisi Pertama DPC PDI Perjuangan
Liga Kampung Bung Karno digelar oleh DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bondowoso dan diharapkan menjadi cikal bakal untuk pencarian dan pengembangan talenta sepak bola lokal. Turnamen ini dimulai pada hari Sabtu, 6 Juni 2026, dan akan berakhir dengan partai final pada 28 Juni mendatang.
Ketua DPC PDI Perjuangan Bondowoso, Sinung Sudrajad, mengungkapkan partisipasi 16 klub lokal dari berbagai wilayah di Bondowoso dalam kompetisi perdana ini. Liga Kampung Bung Karno menjadi wadah untuk menjaring dan mengembangkan talenta-talenta muda yang potensial.
Fokus Pengembangan Atlet Lokal
Sinung menyatakan bahwa tujuan Liga Kampung Bung Karno bukan hanya sekadar untuk bertanding, tetapi juga untuk memfasilitasi pembinaan atlet muda di Bondowoso. “Kompetisi ini akan dilaksanakan setiap tahunnya, sebagai langkah awal dalam pencarian dan pengembangan calon atlet unggul,” tuturnya.
Panitia penyelenggara menetapkan bahwa semua pemain yang bertanding haruslah merupakan warga asli kelahiran Bondowoso. Kebijakan ini bertujuan agar proses pencarian bakat benar-benar fokus pada pengembangan potensi atlet lokal yang ada.
Sistem Kompetisi yang Inovatif
Dalam rangka memberikan kesempatan bermain yang luas, penyelenggara menerapkan sistem kompetisi double round-robin. Sinung mengungkapkan, sistem ini dinilai lebih efektif dalam mengidentifikasi kemampuan pemain dibandingkan dengan format gugur yang biasanya lebih singkat. “Meskipun sistem ini terkesan panjang, namun lebih jeli dalam pencarian bibit,” ucapnya.
Menurutnya, pola kompetisi ini sejalan dengan upaya pembinaan yang selama ini dijalankan oleh Asosiasi Kabupaten (ASKAB) PSSI Bondowoso. Dengan jumlah pertandingan yang lebih banyak, kemampuan teknis, mental bertanding, dan konsistensi pemain dapat dipantau lebih komprehensif.
Selain sepak bola, DPC PDI Perjuangan Bondowoso juga menggelar berbagai kegiatan lain untuk merayakan Bulan Bung Karno. Kegiatan tersebut termasuk lomba mewarnai untuk siswa TK dan SD, serta turnamen e-sport Mobile Legends yang menyasar kalangan generasi muda.
Sinung menjelaskan, rangkaian kegiatan ini dirancang untuk memperluas partisipasi masyarakat sekaligus mendekatkan aktivitas partai kepada berbagai kelompok usia. “Event-event yang disukai Gen Alpha ini dimaksudkan agar kami dikenal sebagai partai untuk semua golongan, bukan hanya berfokus pada generasi baby boomers,” pungkasnya.
Dengan diadakannya Liga Kampung Bung Karno, Bondowoso diharapkan tidak hanya memiliki kompetisi sepak bola di tingkat akar rumput yang berkelanjutan, tetapi juga mampu menghasilkan pemain-pemain berbakat yang dapat meningkatkan prestasi olahraga di daerah di masa mendatang.





