Politik

Respon Tegas Candra: Potensi Jember Tanpa Beban ASN

Jakarta, Maret.id — Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, menyatakan dukungannya terhadap promosi potensi daerah melalui media sosial. Namun, ia mengingatkan kepada Pemerintah Kabupaten Jember agar pendekatan yang digunakan bersifat persuasif serta tidak menambah beban bagi aparatur sipil negara (ASN) dalam pelaksanaan tugasnya.

Dukungan untuk Promosi Daerah

Pernyataan ini muncul sejalan dengan kebijakan yang mendorong ASN dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) untuk mempromosikan destinasi wisata, produk unggulan, dan budaya daerah melalui media sosial pribadi mereka. Candra menilai bahwa promosi daerah adalah langkah positif yang dapat memperluas jangkauan informasi dan memperkuat citra Kabupaten Jember baik di tingkat regional maupun nasional.

“Promosi potensi daerah merupakan tanggung jawab kolektif. ASN juga merupakan bagian dari masyarakat yang dapat berkontribusi untuk memperkenalkan berbagai keunggulan yang dimiliki Jember,” ujar Candra saat memberikan keterangan pers pada Selasa (9/6/2026).

Mewaspadai Beban Tugas ASN

Walaupun demikian, Candra mengingatkan agar kebijakan promosi tidak dihubungkan dengan ancaman sanksi disiplin atau kewajiban administratif. Ia menekankan pentingnya menjaga agar ASN tidak terbebani oleh tugas di luar tanggung jawab utamanya, yaitu memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Tugas utama ASN adalah memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat sesuai dengan fungsi yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, partisipasi mereka dalam promosi daerah seharusnya muncul dari kesadaran dan rasa memiliki terhadap daerah, bukan berdasarkan kewajiban formal,” tegasnya.

Promosi Melalui Keterlibatan Sukarela

Candra berpendapat bahwa keberhasilan promosi daerah tidak hanya ditentukan oleh jumlah unggahan di media sosial. Keterlibatan elemen masyarakat secara sukarela dan berkelanjutan juga menjadi faktor utama. Ia mengusulkan agar pemerintah daerah mengedepankan pendekatan yang edukatif dan kolaboratif dalam mengajak ASN berpartisipasi dalam promosi tersebut.

“Hal terpenting adalah ASN dapat menjalankan tugas pelayanannya dengan baik. Sementara itu, promosi potensi daerah haruslah merupakan bentuk partisipasi yang tumbuh dari kesadaran bersama untuk memajukan Jember,” paparnya.

Lebih jauh, Candra menilai bahwa semangat untuk membangun citra positif daerah akan lebih efektif apabila datang dari keterlibatan sukarela serta rasa memiliki terhadap Kabupaten Jember. Promosi yang dilakukan dengan kesadaran kolektif, menurutnya, akan lebih kuat dan berkelanjutan.

“Kita ingin tujuan promosi daerah tercapai, tetapi pada saat yang sama, suasana kerja ASN harus tetap kondusif sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” pungkasnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button