Politik

Ratusan Mahasiswa UI Longmarch ke Bundaran HI Desak Pemerintah Turunkan Harga!

Jakarta, Maret.id — Di Kampus Universitas Indonesia (UI) di Depok, Jawa Barat, mahasiswa telah berkumpul di area parkir Gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UI sebelum memulai aksi demonstrasi. Dengan mengenakan jaket almamater berwarna kuning khas UI, para mahasiswa mempersiapkan spanduk dan atribut untuk menyuarakan aspirasi mereka.

Yel-yel Menggugat Kebijakan Pemerintah

Sebelum bergerak, mahasiswa menyanyikan yel-yel yang mengkritik pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Di antara spanduk yang mereka bawa terdapat tulisan yang mencolok seperti “Prabowo-Gibran Regenerasi Rezim Otoriter” dan “Prabodoh Agenda Asing”, menegaskan ketidakpuasan mereka terhadap jalannya pemerintahan saat ini.

Pengamanan Ketat untuk Aksi Demo

Aksi ini merupakan bagian dari demonstrasi lebih besar yang melibatkan mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia. Untuk menjaga keamanan, aparat kepolisian telah menyiapkan 4.151 personel, terdiri dari 3.651 anggota Polri dan 500 personel TNI untuk mengawal jalannya aksi tersebut. Dengan pengamanan yang ketat, pihak berwenang berharap demonstrasi dapat berlangsung dengan tertib.

Tuntutan Mahasiswa untuk Pemerintah

Dalam aksi kali ini, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) seluruh fakultas UI akan mengemukakan lima tuntutan utama kepada pemerintah. Pertama, mereka mendesak pemerintah untuk menghentikan pemborosan anggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kedua, mahasiswa juga meminta penurunan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM).

Tuntutan selanjutnya adalah penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Para mahasiswa juga menyerukan agar pemerintah mengakhiri segala bentuk militerisme di ranah sipil. Terakhir, mereka mendesak Presiden Prabowo untuk membuka diri terhadap kritik publik dan mengakui kesalahan yang telah dibuat oleh pemerintah.

Aksi mahasiswa ini direncanakan berlangsung di kawasan Bundaran HI hingga Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada siang hari. Mereka berharap, melalui demonstrasi ini, suara dan aspirasi mahasiswa dapat diakui serta diperhatikan oleh pemerintah.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button