Politik

Menko Polkam: Perwira Polri Bukan Sekadar Profesi, Melainkan Pengabdian Seumur Hidup

Jawa Tengah, Maret.id — Djamari menegaskan bahwa Polri harus menjadi institusi yang dicintai rakyat, sehingga para perwira harus mampu membangun karakter dan kepribadian yang dapat diteladani. Menurutnya, jabatan bukan sekadar profesi tetapi pengabdian yang menuntut mental, semangat, dan kepribadian tangguh dalam menjalankan tugas.

Pengabdian sebagai Landasan Profesi

Djamari mengingatkan bahwa pangkat dan jabatan bersifat sementara, sedangkan pengabdian kepada bangsa harus dijalankan sepanjang hayat. Pernyataan ini menekankan pentingnya komitmen jangka panjang dari setiap perwira Polri, bukan semata mengejar posisi atau status. Sikap pengabdian tersebut dianggap krusial untuk mempertahankan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Persiapan Menghadapi Keberagaman Wilayah

Ia juga menyoroti kondisi geografis dan kultural Indonesia yang luas dan beragam, sehingga menuntut kesiapan para taruna dalam menghadapi berbagai karakter dan kultur masyarakat saat bertugas di daerah berbeda. Djamari menegaskan pentingnya pengalaman penugasan di seluruh tanah air untuk memperkaya wawasan kebangsaan para perwira.

Kepemimpinan dan Kedekatan dengan Anggota

Djamari menekankan bahwa tugas perwira tidak mudah, sehingga pemimpin harus mampu membangun kedekatan dan kerja sama dengan anak buah. Kedekatan tersebut, menurutnya, tidak mengurangi wibawa seorang perwira. Ia mendorong agar pimpinan berada bersama anak buah dalam setiap tugas serta memperlakukan mereka dengan penuh perhatian, sebagaimana ingin diperlakukan baik oleh atasan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button