Politik

PDIP Tegaskan: Urusan dengan Jokowi Selesai, Anggap Dia Sudah Dipecat!

Jakarta, Maret.id — Dugaan kedekatan politik antara Presiden Joko Widodo dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kembali mencuat ke permukaan. Hal ini disampaikan oleh Deddy, seorang tokoh dari PDIP, yang menilai bahwa hubungan tersebut bukanlah isu baru dalam konteks politik Indonesia.

Kedekatan Jokowi dan PSI

Deddy mengungkapkan bahwa Jokowi sebenarnya telah berkontribusi dalam proses pengembangan PSI, yang saat ini dipimpin oleh putranya, Kaesang Pangarep. “Memangnya dari dulu dia tidak di PSI? Kan anaknya (Kaesang Pangarep) sudah ketua umum dan sebelum itu dia membesarkan PSI dengan merekrut orang-orangnya di pemerintahan dan BUMN,” ucap Deddy saat ditemui di Jakarta pada Senin, 15 Juni 2026.

Tanggapan PDIP

Mengacu pada hubungan tersebut, Deddy menegaskan bahwa PDIP tidak lagi menganggap penting langkah politik Jokowi. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa Jokowi telah dipecat dari keanggotaan partai yang diidentifikasi dengan lambang banteng moncong putih itu. “Bagi kami, urusan dengan Jokowi sudah selesai, sudah dipecat dari keanggotaan partai. Jadi dia mau pakai jaket partai apa pun, itu urusan Jokowi,” tegasnya.

Dampak terhadap Politik Nasional

Pernyataan Deddy menandai titik penting dalam dinamika politik menjelang pemilihan umum mendatang. Kedekatan antara Jokowi dan PSI akan mempengaruhi berbagai strategi partai politik lain yang berupaya meraih suara dari pemilih muda, terutama dengan Kaesang yang merupakan generasi baru dalam politik Indonesia.

Dengan posisinya sebagai presiden saat ini, langkah-langkah yang diambil Jokowi dalam menjalin hubungan dengan partai politik baru seperti PSI patut dicermati lebih lanjut. Sementara itu, PDIP nampaknya telah menutup buku mengenai keterlibatan Jokowi dalam struktur partainya, menandakan pergeseran yang signifikan dalam alur politik di Indonesia.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button