Bupati Bangkalan: Sinyal Koalisi Strategis Menuju 2026

Jakarta, Maret.id — Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menyatakan bahwa menjadi tuan rumah penutupan Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) Tahun 2026 adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi Kabupaten Bangkalan. Menurutnya, seluruh perangkat daerah perlu bekerja secara maksimal dan memperkuat sinergi agar pelaksanaan kegiatan dapat berlangsung dengan sukses tanpa kendala.
Lukman Hakim mengungkapkan pentingnya persiapan menyeluruh untuk agenda tersebut. “Penutupan Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026 bukan hanya agenda keagamaan berskala nasional, tetapi juga momentum strategis untuk memperkenalkan wajah Kabupaten Bangkalan kepada para tamu yang hadir dari berbagai penjuru Indonesia,” jelasnya. Ia menekankan perlunya persiapan yang matang berupa sarana pendukung, pelayanan publik, keamanan, dan kebersihan lingkungan agar semua pihak dapat merasa nyaman.
Rapat Koordinasi Persiapan
Pernyataan Lukman disampaikan setelah rapat koordinasi persiapan menjelang pelaksanaan penutupan Munas Alim Ulama dan Konbes NU di Kabupaten Bangkalan. Rapat tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Wakil Bupati Bangkalan, Moch. Fauzan Ja’far, Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, anggota DPRD Jawa Timur, KH Nasich Aschal, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Bangkalan.
Dalam pertemuan yang berlangsung, berbagai aspek teknis dan koordinasi lintas sektor dibahas secara mendalam. Kesiapan lokasi kegiatan, pengamanan, lalu lintas, pelayanan kesehatan, kebersihan lingkungan, serta kenyamanan para tamu yang diperkirakan akan datang dari berbagai daerah di Indonesia menjadi sorotan utama. “Kesuksesan acara tidak hanya diukur dari lancarnya pelaksanaan kegiatan, tetapi juga dari kesan positif yang dirasakan para peserta selama berada di Bangkalan,” ungkap Lukman.
Memperkuat Citra Bangkalan
Lukman menuturkan bahwa pihaknya ingin agar para ulama, tokoh masyarakat, peserta, dan seluruh tamu merasakan kenyamanan dan keramahan masyarakat Bangkalan. “Kami ingin mereka melihat langsung potensi daerah yang kita miliki. Ini adalah kesempatan yang sangat baik untuk menunjukkan bahwa Bangkalan siap menjadi tuan rumah berbagai kegiatan nasional,” lanjutnya.
Sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Bangkalan, Lukman juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi menyukseskan agenda besar tersebut. Ia meminta masyarakat menjaga ketertiban, kebersihan, serta memberikan pelayanan yang baik kepada para tamu selama acara berlangsung. “Keberhasilan kegiatan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, melainkan juga keseluruhan masyarakat Bangkalan. Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, saya optimistis penutupan Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026 akan berjalan sukses dan meninggalkan kesan mendalam bagi semua peserta yang hadir,” tambahnya.
Persiapan Terukur dan Terintegrasi
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Bangkalan memastikan seluruh persiapan dilakukan secara terukur dan terintegrasi. Dukungan dari semua pihak diharapkan dapat menjadikan penutupan Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026 tidak hanya sebagai agenda nasional yang sukses, tetapi juga sebagai ajang memperkuat citra Bangkalan sebagai daerah yang religius, ramah, dan siap untuk menyelenggarakan kegiatan berskala besar.
Dengan demikian, Lukman Hakim berharap bahwa semua elemen terlibat dalam menyukseskan acara yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi daerah dan masyarakat Bangkalan.





