Politik

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa untuk Mengatasi Krisis Energi dan Kebutuhan Masyarakat

Jakarta, Maret.id — Anggota Komisi XII DPR, Ateng Sutisna, menekankan pentingnya penguatan keandalan sistem kelistrikan nasional. Hal ini disampaikan menyusul gangguan pasokan listrik yang baru-baru ini terjadi.

“Atas situasi ini, ESDM dan PLN perlu menjelaskan kepada masyarakat mengenai langkah-langkah yang sedang dilakukan,” tegas Ateng. Ia menginginkan informasi terkait upaya menjaga pasokan listrik dalam jangka pendek dan memperkuat ketahanan energi nasional di masa depan.

Ia menjelaskan bahwa masyarakat membutuhkan kepastian mengenai langkah mitigasi yang diambil pemerintah dan PLN. Penanganan harus mencakup jangka pendek hingga strategi mencegah terulangnya gangguan layanan listrik di masa mendatang.

Ateng juga mengingatkan bahwa isu pasokan energi primer telah menjadi perhatian dalam rapat kerja antara Komisi XII DPR dan Menteri ESDM. Dalam rapat tersebut, DPR mengidentifikasi adanya kekurangan kontrak pasokan batu bara untuk PLN, yang diperkirakan mencapai 20 juta ton dari total kebutuhan 154 juta ton untuk tahun 2026.

“Yang dibutuhkan masyarakat adalah kepastian bahwa ESDM dan PLN memiliki langkah mitigasi jangka pendek dan strategi ketahanan energi jangka panjang yang jelas,” imbuhnya.

DPR juga mendorong pemerintah untuk memastikan kecukupan pasokan energi primer. Penguatan tata kelola pasokan batu bara dan penyusunan strategi ketahanan energi yang komprehensif melalui diversifikasi sumber energi dinilai sangat penting.

“Masyarakat tentu berharap ESDM dan PLN tidak hanya fokus pada penanganan sesaat, tetapi juga menyiapkan langkah-langkah strategis,” tutur Ateng. Ia menekankan bahwa keandalan pasokan listrik nasional harus diperkuat guna meminimalkan risiko gangguan di masa mendatang.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button