Politik

Mas Dhito Buka Peluang Bentuk Akademi E

Jakarta, Maret.id — Sebanyak 83 tim mengikuti Turnamen Bung Karno E-Sport 2026 di Kabupaten Kediri. Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, melihat antusiasme ini sebagai peluang untuk membentuk Akademi E-Sport untuk pembinaan atlet muda.

Turnamen yang diselenggarakan oleh DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri ini menjadi pusat perhatian bagi generasi muda, terutama kalangan Gen Z dan milenial. “Tidak menutup kemungkinan kita juga akan membuat akademi E-Sport untuk di Kabupaten Kediri,” kata Hanindhito di hadapan peserta pertandingan.

Hanindhito mengungkapkan bahwa perkembangan E-Sport membuka peluang baru untuk berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Oleh karena itu, potensi pemain muda perlu didorong melalui wadah yang lebih terarah.

Dalam dialognya dengan peserta, Hanindhito menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan. Ia meminta semua pemain menghindari segala bentuk kecurangan yang dapat merusak semangat kompetisi. “Saya harap tetap junjung sportivitas,” tuturnya.

Pernyataan tersebut disampaikan seiring dengan potensi gangguan teknis seperti glitch dalam permainan yang bisa memengaruhi jalannya pertarungan. Hanindhito kemudian memberikan dukungan tambahan dengan meningkatkan hadiah bagi para pemenang turnamen, yang disambut antusias oleh peserta.

Meski mendukung perkembangan E-Sport, Hanindhito juga mengingatkan agar peserta yang masih berstatus pelajar tetap menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama. “Boleh bermain game, boleh menjadi atlet E-Sport, cuma jangan lupa belajar,” imbuhnya.

Turnamen Bung Karno E-Sport 2026 ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno, dengan harapan dapat melahirkan bibit-bibit atlet E-Sport yang akan mengharumkan nama Kabupaten Kediri di tingkat yang lebih tinggi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button