Risma Turun Langsung ke Lokasi Gempa Sigi untuk Pastikan Bantuan PDIP Tepat Sasaran bagi Korban Bencana di Sulawesi Tengah

Jakarta, Maret.id — Kepala Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan Tri Rismaharini melaksanakan kunjungan langsung ke lokasi terdampak gempa bumi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Kunjungan ini bertujuan untuk memetakan kebutuhan warga sekaligus memastikan bantuan kepada penyintas segera diterima dan tepat sasaran.
Gempa yang terjadi pada 16 Juni 2026 berpusat di darat sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu dengan kedalaman 10 kilometer. Guncangan kuat tersebut dirasakan di sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Sigi, Poso, dan Parigi Moutong, yang mengakibatkan banyak warga mengungsi.
“Membawa amanah dari Ibu Ketua Umum, Ibu Profesor Megawati Soekarnoputri, saya di sini untuk membantu meringankan beban warga di Kabupaten Sigi,” tutur Risma saat menyalurkan bantuan.
Bantuan yang disalurkan mencakup selimut, tenda, pampers, makanan bayi, bahan makanan pokok, hingga makanan ringan untuk anak-anak. Tim PDI Perjuangan mengunjungi belasan titik pengungsian di berbagai desa, termasuk Desa Kamarora A dan B, Desa Kadidia, Desa Sintuwu, serta Desa Sarumana.
Risma didampingi oleh Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, serta anggota DPR RI dan DPRD setempat dalam kunjungannya. Di Posko Pengungsian Desa Sarumana, Risma menyampaikan pesan kepedulian dari Megawati kepada para penyintas.
Dalam kunjungan tersebut, Risma menegaskan bahwa kebutuhan akan tenda masih menjadi prioritas utama. “Kami akan kirim lagi jika masih diperlukan. Jika tenda masih kurang, PDI Perjuangan akan mengirim kembali kebutuhan tenda untuk warga,” tegas Risma.
Selain tenda, Risma juga mengalokasikan bantuan berupa lampu tenaga surya dan tandon air di lokasi-lokasi pengungsian. Ia meminta agar tambahan bantuan beras segera tiba untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak.
Kehadiran Risma dan kader PDI Perjuangan di tengah masyarakat yang terdampak menjadi bagian dari upaya memastikan penanganan bencana berjalan efektif. Melalui semangat gotong royong, diharapkan bantuan dapat mempercepat pemulihan dan memenuhi kebutuhan dasar para penyintas.





