Politik

Puan Desak PLN Transparan soal Pemadaman Listrik Bergilir, Minta Dampak ke Masyarakat Segera Dimitigasi untuk Kesejahteraan Rakyat, DPD PDI…

Jakarta, Maret.id — Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak PT PLN (Persero) untuk menjelaskan dengan transparan penyebab pemadaman listrik bergilir di Pulau Jawa. Dia juga meminta agar dampak pemadaman ini segera diminimalkan, terutama bagi UMKM, industri, rumah sakit, dan layanan publik.

Puan mengungkapkan bahwa pemadaman listrik yang berlangsung dalam beberapa minggu terakhir telah menyebabkan keresahan di masyarakat. “Saya sudah mencatat adanya pemadaman bergilir di sejumlah daerah di Pulau Jawa karena gangguan pasokan batu bara dan gangguan teknis pada PLTU. Hal ini tentunya menyebabkan ketidaknyamanan bagi masyarakat yang terdampak,” tutur Puan.

Menurutnya, gangguan pasokan listrik tidak hanya mempengaruhi aktivitas rumah tangga tetapi juga berdampak pada sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan layanan publik yang bergantung pada ketersediaan listrik. Ia menekankan pentingnya PLN melakukan evaluasi menyeluruh untuk mengatasi akar masalah yang menyebabkan pemadaman.

“Akar masalah penyebab gangguan yang berdampak luas bagi masyarakat harus diketahui secara transparan,” tegas Puan.

Sebelumnya, PLN meminta maaf kepada masyarakat atas pemadaman listrik bergilir ini. Perseroan menjelaskan bahwa gangguan disebabkan oleh pasokan batu bara berkalori menengah dan kendala teknis pada dua PLTU milik independent power producer (IPP). PLN juga menyatakan bahwa kondisi sistem kelistrikan di Jawa mulai membaik.

Puan mengapresiasi upaya PLN dan petugas lapangan dalam memulihkan sistem kelistrikan nasional. Namun, ia menekankan bahwa pemulihan harus diimbangi dengan langkah mitigasi bagi masyarakat yang paling terdampak.

“Saya juga mengimbau agar PLN dapat memitigasi dampak pemadaman listrik bergilir dan melindungi kepentingan masyarakat yang terdampak langsung,” ujarnya.

Ia menyoroti laporan mengenai kerugian yang dialami pelaku usaha kecil, mulai dari pedagang makanan hingga pekerja yang bergantung pada koneksi internet.

“Pemadaman listrik bergilir yang cukup besar ini menyentuh aspek produktivitas masyarakat dan keberlangsungan ekonomi keluarga,” sambung Puan.

Lebih lanjut, Puan menilai insiden ini harus menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola sektor energi nasional. “Ketahanan energi merupakan pondasi penting bagi investasi, industri, dan pelayanan publik,” tegasnya.

Ketua DPR RI tersebut berharap agar evaluasi menyeluruh dilakukan agar kejadian serupa tidak terjadi lagi. Masyarakat harus memperoleh jaminan layanan kelistrikan yang andal sebagai bagian dari pelayanan publik yang menjadi hak warga negara.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button