Cuma Golkar yang Ingin Prabowo

Jakarta, Maret.id — Pasca pengajuan dukungan untuk pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Partai Gerindra belum memberikan tanggapan resmi.
Enam partai lainnya, termasuk Partai Demokrat, Nasdem, PKB, PKS, Golkar, dan PAN, terlihat lebih fokus pada dukungan terhadap pemerintahan Prabowo.
“Dari enam partai ini hanya Golkar yang secara tegas menyatakan dukungan kepada Prabowo-Gibran. Sementara partai lainnya hanya memberi dukungan kepada Prabowo saja,” kata M. Jamiluddin Ritonga, Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, kepada wartawan pada Rabu, 24 Juni 2026.
Menurut Jamiluddin, PDIP juga menolak untuk membahas Pemilu 2029 karena dianggap masih terlalu dini.
“Mayoritas partai di Senayan umumnya belum merespon positif atas permintaan dukungan untuk Prabowo-Gibran dua periode,” tegasnya.
Ia menilai kinerja Prabowo terbilang lebih nyata meski ada kritik yang ditujukan kepadanya. Program-programnya yang berpihak pada rakyat, menurutnya, sudah terealisasi satu per satu.
“Bahkan dalam waktu singkat, kinerja Prabowo di bidang pertanian tampak nyata. Setidaknya Indonesia berhak menyandang swasembada padi (beras). Ini tentu prestasi, karena dalam sejarah Indonesia baru dua kali terjadi swasembada beras, yaitu di era Soeharto dan Prabowo,” imbuhnya.
Sementara itu, Gibran dinilai masih minim prestasi. Walaupun sering melakukan kunjungan ke daerah, tindak lanjut dari kunjungannya belum jelas.
“Hal yang sama juga terlihat dari layanan pengaduan Lapor Mas Wapres. Masyarakat tidak mengetahui berapa banyak pengaduan yang mendapat solusi,” tuturnya.
Oleh karena itu, sulit untuk mengevaluasi kinerja Gibran sebagai Wakil Presiden. Masyarakat praktis tidak mengetahui aktivitasnya selama ini.
“Jadi, wajar kiranya bila banyak partai hanya memberi dukungan dua periode kepada Prabowo. Apalagi dalam sejarah Indonesia, penentuan Wakil Presiden memang lebih banyak diserahkan kepada calon presiden,” pungkas Jamiluddin.





