Program Magang Nasional Batch 4 Dibuka Juli, Cek Syaratnya

Jakarta, Maret.id — Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Kurnia Ramadhana, mengumumkan bahwa gelombang pertama Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 akan menampung sekitar 50 ribu peserta.
Program ini direncanakan akan dilanjutkan melalui dua gelombang tambahan untuk mencapai target nasional sebanyak 150 ribu peserta pada akhir tahun 2026. “Program Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,” tegas Kurnia.
Program tersebut mendapatkan dukungan luas dari sektor usaha dan instansi pemerintah, dengan 8.056 mitra penyelenggara terlibat, terdiri dari 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian serta lembaga pemerintah. Tercatat bahwa 874 entitas BUMN turut berkontribusi dalam program pemagangan ini.
Berdasarkan analisis sektor industri, perbankan BUMN menjadi penyedia program magang terbanyak dengan 1.033 program. Hal ini diikuti oleh sektor rumah sakit swasta dengan 191 program, konsultasi manajemen 168 program, perdagangan makanan dan minuman 167 program, serta industri properti dan pengelolaan aset sebanyak 151 program.
Kurnia menjelaskan bahwa calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub, dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan kompetensi mereka. “Calon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,” ujar Kurnia.
Setelah pendaftaran, perusahaan atau instansi mitra akan melakukan proses seleksi dan mengumumkan hasilnya melalui platform yang sama. Peserta yang lolos diwajibkan untuk menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani program selama enam bulan.
Selama program, peserta akan menerima uang saku bulanan setara dengan Upah Minimum Provinsi (UMP)/Upah Minimum Kota (UMK), jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Mereka juga memiliki kesempatan untuk direkrut menjadi karyawan tetap oleh perusahaan tempat mereka magang.
Adapun persyaratan utama untuk mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4 meliputi: Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun sejak tanggal ijazah diterbitkan.
Khususnya bagi pemegang sertifikat profesi, diberikan kelonggaran waktu kelulusan hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan. Peserta juga harus berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.





